09 May 2020, 20:15 WIB

Empat Kelurahan di Bekasi Terima Bantuan Sembako


Deri Dahuri | Humaniora

DAMPAK ekonomi akibat pandemi virus korona atau Covid-19 sudah dirasakan oleh sebagian masyarakat. Kehilangan pekerjaan hingga sulit memperoleh bahan sembako saat ini mulai menghantui masyarakat khususnya kalangan menengah ke bawah di sekitar Jabodetabek.

Bantuan dari berbagai kalangan untuk membantu mereka yang tardampak pandemi Covid-19 berdatang termasuk ke empat kelurahan di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat. Bantuan berupa sembako berasal dari produk perlengkapan rumah dengan konsep gaya hidup modern, Germany Brilliant (GB) Sanitaryware.

Kegiatan pembagian sembako yang menjadi agenda rutina GB Sanitaryware melibatkan anggota Polsek Medan Satria dan Koramil 01/Kranji. Warga yang mendapatkan bantuan sembako berada di   Kelurahan Medan Satria, Pejuang, Harapan Mulya, dan Kalibaru. Keempat kelurahan itu berada di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat.  

Secara simbolis bantuan sembako diterima Kapolsek Medan Satria Agus Rochmat, didampingi Camat Medan Satria Lia Erliani. Setelah serah terima bantuan, kemudian dilanjutkan dengan aksi door-to-door membagikan sembako ke masyarakat terdampak di wilayah setempat. 

Sembako yang dibagikan antara lain beras, mi instan, minyak goreng, sarden, kecap dan lain-lain sebanyak 500 paket, serta masker sebanyak 1.000 buah ke masyarakat di empat kelurahan tersebut.

"Kami memandang bakti sosial tak hanya amanat regulasi CSR, melainkan melayani dari hati untuk sesama, apalagi dalam kondisi pandemi saat ini. Setidaknya semua dapat mengambil langkah nyata untuk mengurangi beban sebagian masyarakat yang terkena dampak sosial serta ekonomi akibat covid-19," ungkap General Manager GB Sanitaryware Yapto Wijaya dalam keterangan resminya, Minggu (9/5).

Camt Medan Satria, Kota Bekasi, Lia Erliani menambahkan berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di Medan Satria saat ini terdapat 6.339 warga miskin, dan non-DTKS baru 12.594 masyarakat rentan miskin. Data tersebut berasal dari Kementerian Sosial, termasuk peserta program keluarga harapan (PKH).

Masyarakat non-DTSK yang masuk masyarakat rentan miskin kebanyakan berasal dari pedagang kecil. Bagi masyarakat terdampak Covid-19, menurut Lia, telah diberikan bantuan dari Pemerintah Kota Bekasi, berupa sembako. Bantuan juga akan datang dari Presiden RI Joko Widodo.

Lia menambahkan kini Medan Satria berstatus zona merah penyebaran Covid-19 dan tercatat ada 14 warga yang positif.

"Untuk mencegah penyebarluasan virus, pemerintah setempat telah melakukan lockdown dan isolasi mandiri untuk memblok keluarga yang positif Covid-19. Bantuan sembako disuplai, jadi tidak ada penyebaran," pungkas Lia. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT