09 May 2020, 17:58 WIB

BKKBN Perkirakan Baby Boom karena Pandemi Korona


Denny S | Nusantara

INDONESIA diperkirakan mengalami lonjakan kelahiran penduduk (baby boom) akibat pandemi virus korona atau covid-19.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Selatan Ramlan, Sabtu (9/5), menuturkan perkiraan itu terkait penurunan keikutsertaan dan menghentikan penggunaan alat kontrasepsi sebagai dampak pandemi virus korona

"Saat pandemi korona, masyarakat banyak yang tidak bisa datang untuk pelayanan KB serta ada kekhawatiran penyebaran korona. Karena itu kami melakukan pelayanan dengan mobil keliling yang dilengkapi fasilitas dan alat kontrasepsi," ujarnya.

Baca juga: Kasus Positif Masih Tinggi, Yurianto: Gambaran Ketidakdisiplinan

Masyarakat Kota Banjarmasin bisa mendapatkan pelayanan KB gratis di mobil keliling.

Dia juga menyarankan agar pasangan suami istri sebaiknya menunda kehamilan di tengah pandemi korona. Pasalnya, hamil di masa pandemi berisiko terpapar korona akibat daya tahan tubuh ibu hamil menurun.

Baca juga: Riset: Banyak yang Abai, PSBB Tak Signifikan Tekan Covid-19

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banjarmasin Madyan mengatakan, layanan KB keliling ini mendapat sambutan hangat masyarakat.

Selain layanan KB pihak BKKBN juga membagikan paket sembako dan alat kontrasepsi kepada masyarakat terdampak pandemi virus korona. Pembagian sembako dan alat kontrasepsi ini bekerjasama dengan Korem 101 Antasari di seluruh wilayah Kalsel. (X-15)

BERITA TERKAIT