09 May 2020, 14:46 WIB

Pelanggar Mudik Jabodetabek Capai 15 Ribu Lebih


Tri Subarkah | Megapolitan

DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat sudah ada 15 ribu lebih kendaraan yang ditindak terkait larangan mudik Lebaran 2020. Belasan ribu kendaraan tersebut diminta untuk berbalik arah saat hendak keluar Jabodetabek.

"Sampai saat ini sudah ada 15.044 kendaraan yang diminta putar balik oleh petugas," kata Dirlantas PMJ Kombes Sambodo Purnomo Yogo melalui keterangan tertulis, Sabtu (9/5).

Angka tersebut merupakan akumulasi pelanggar yang tercatat sejak pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2020 pada Jumat (24/4) hingga Jumat (8/5) kemarin.

Berdasarkan data Ditlantas PMJ, pelanggaran didominasi terjadi di jalur arteri dengan total 6.301 kendaraan.

Sementara itu, di Gerbang Tol Cikarang Barat total jumlah pelanggar yang ditindak sebesar 5.020 kendaraan, sedangkan di Gerbang Tol Bitung yang mengarah ke Merak mencapai 3.723.

Pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2020 dilakukan dengan mendirikan 18 pos pemantauan terpadu. Dua pos diletakan di Cikarang Barat dan Bitung, sedangkan sisanya tersebar di jalur arteri perbatasan.

Pihak kepolisian melakukan penyekatakan jalan dan memeriksa kendaraan. Bagi kendaraan yang kedapatan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek untuk mudik, petugas di lapangan akan meminta mereka untuk memutarbalikkan kendaraannya ke rumah masing-masing.

Ditlantas PMJ sendiri beberapa kali menemukan penyelundup mudik yang dilakukan oleh travel maupun bus.

Sebelumnya, Sambodo menegaskan dirinya akan menindak tegas anggota di lapangan apabila kedapatan menerima sogokan dari pemudik di pos penjagaan.

“Kalau masyarakat bisa menyampaikan buktinya, videonya pasti kita akan tindak tegaslah, kita tidak main-main masalah mudik,” tandas Sambodo. (OL-4)

BERITA TERKAIT