09 May 2020, 13:46 WIB

Ketua Komisi MUI Minta Ulama Awasi TKA


Candra Yuri Nuralam | Humaniora

KETUA Komisi Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Yusnar Yusuf meminta pemerintah untuk membatalkan izin masuk tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia.

Permintaan itu disebut sudah disepakati oleh ulama MUI dari 32 provinsi di Indonesia.

"Mendesak pemerintah untuk menolak masuknya TKA khususnya yang berasal dari negara Tiongkok dengan alasan apapun juga," kata Yusnar Yusuf di Jakarta, Sabtu (9/5).

Baca juga: Pelatih Yakin Fury Bisa Kalahkan Joshua

Yusnar mengatakan, masuknya TKA Tiongkok ke Indonesia berpotensi membuat penyebaran virus korona (covid-19). Apalagi, Tiongkok merupakan negara asal virus tersebut.

Dia meminta seluruh ulama untuk mengawasi dan melaporkan keberadaan TKA di wilayah masing-masing.

"Jika ditemukan TKA maka segera melaporkannya kepada lembaga pemerintah terkait agar supaya mereka dapat dipulangkan ke negara asalnya," kata dia.

Baca juga: Inggris Siap Terapkan Karantina 14 Hari Bagi Pendatang Asing

MUI juga meminta pemerintah untuk konsisten memberikan peraturan tentang wabah virus korona. Peraturan diminta berkomitmen dalam penegakan Pancasila, dan Undang-undang Dasar tahun 1945.

"Kami bertekad akan senantiasa menjadi garda terdepan dalam mengawal dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujar Yusnar.

Pemerintah pun diminta meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme saat ini. Penjagaan negara harus disatukan selama-lamanya.
(X-15)

 

BERITA TERKAIT