09 May 2020, 11:47 WIB

Dibubarkan Saat Nongkrong, Dua Mahasiswa Tabrak Polisi


Tri Subarkah | Megapolitan

DUA personel Direktorat Samapta Polda Metro Jaya menjadi korban kecelakaan, Sabtu (9/5) dini hari. Keduanya adalah Bripda Muhammad Irvan Fadialah dan Bripda Hery Francius.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut pelaku penabrak anggota polisi tersebut adalah dua pemuda yang berstatus sebagai mahasiswa universitas swasta di Jakarta. Kedua pelaku bernama Muhammad Erza Nanda, 19, dan Muhammad Zufar Ardana, 19.

Yusri menjelaskan kedua polisi tersebut ditabrak saat sedang melakukan patroli skala besar di wilayah Jakarta Selatan.

"Pada Sabtu dini hari tanggal 9 Mei 2020 pukul 00.30 WIB, rombongan Patroli Skala Besar yang terdiri dari anggota Ditsamapta PMJ dan Polrestro Jakarta Selatan pimpinan AKBP Dedy melintas di Metro Duta Niaga Cilandak," kata Yusri melalui keterangan tertulis, Sabtu (9/5).

Baca juga: Travel Mudik Bermain Licik

Di sana, lanjutnya, tim menemukan beberapa pemuda yang sedang nongkrong. Namun saat akan didekati, rombongan pemuda tersebut langsung kabur menggunakan sepeda motor meunju Jalan Terogong Raya.

Pihak kepolisian yang menunggangi sepeda motor Patroli Tim Rainmas lantas mengejar pelaku. Yusri menerangkan Bripda Iran dan Bripda Hery sempat memepet motor pelaku.

"Saat sepeda motor berhenti, saat anggota hendak turun, tiba-tiba pelaku berusaha kabur lagi dengan menabrak sepeda motor Raimas No Pol 145174-VII yang dikendarai Bripda Irvan dan Bripda Hery," papar Yusri.

Akibat kecelakan tersebut, kedua personel polisi tersebut jatuh dan mengalami luka-luka. Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan tindakan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Yusri menjelaskan Bripda Hery mengalami patah tulang rahang bagian bawah dan harus menjalani opname. Sedangkan Bripda Irvan mengalami luka ringan dan telah kembali ke rumah untuk dilakukan rawat jalan.

"Tindak lanjutnya, kedua pelaku serta barang bukti diamankan dan diproses Polres Metro Jakarta Selatan," pungkas Yusri. (OL-1)

BERITA TERKAIT