09 May 2020, 11:40 WIB

Ditegur Tidak Pakai Masker, Relawan Covid-19 Dipukuli


Yose Hendra | Nusantara

POLRES Payakumbuh berhasil menangkap lima pelaku diduga menganiaya relawan covid-19 di dekat Pos II Covid-19 Pasar Pakan Rabaa, Kecamatan Lareh Sago  Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (7/5). Mereka adalah DV (17), AL (18), AR (18), ID (19)  dan AD (20). Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, mengatakan penangkapan pelaku penganiayaan secara bersama-sama tersebut setelah pihaknya menerima laporan dari korban.

"Penangkapan dilakukan setelah kami menerima laporan dari korban bernama Boni, dan sesuai laporan polisi Nomor : LP/K/130/V/2020/Res, tanggal 5 Mei 2020," ujar Donny Setiawan, Sabtu (9/5). 

Dikatakan Dony, kronologis kejadian berawal ketika pelaku mendapat kabar adanya pemuda yang komplain karena ditegur relawan tidak memakai masker.  Dan saat itu para relawan tengah melaksanakan piket jaga. Mendengar kejadian tersebut, Boni, salah satu pengurus sekaligus relawan menuju ke Pos Covid-19. Sesampai di pos, Boni tidak menemui pemuda yang protes itu. Namun beberapa saat kemudian, datang lima pemuda dengan menggunakan sepeda motor. Salah seorang pemuda bernama AD langsung memukul kepala dan bagian tubuh korban lainnya.

baca juga: Genap 17 Tahun Raja Ampat Keluar Dari Daerah Tertinggal

"Pemukulan ini juga diikuti oleh pemuda lainnya dengan melakukan tindakan yang sama," terang Dony.

Atas kejadian tersebut korban merasa tidak senang karena mengalami memar pada bagian kepala, wajah dan kaki serta hidung mengeluarkan darah. Korban langsung melaporkan ke Polres Payakumbuh guna pengusutan lebih lanjut. 

"Kini pelaku tengah kita proses," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT