09 May 2020, 10:43 WIB

Takut Tertular, Tiga Perawat di Meksiko Dibunuh


Antara | Internasional

TIGA perawat yang seluruhnya perempuan ditemukan tewas dengan tanda-tanda dicekik di wilayah utara negara bagian semuanya perempuan, ditemukan dalam keadaan tewas dengan tanda-tanda dicekik di wilayah utara negara bagian Coahuila, kata pejabat setempat, Jumat (8/5). Tiga pembunuhan itu terjadi setelah serangkaian penyerangan terhadap para pekerja kesehatan di saat pandemi virus corona.
  
Para pejabat mengatakan mereka sedang menginvestigasi satu kejahatan yang niat dan alasannya tak jelas. Para pekerja kesehatan telah menghadapi serangan yang meningkat di Meksiko akhir-akhir ini karena ketakutan tertular korona. Javier Guerrero, seorang pejabat tinggi pada layanan utama kesehatan masyarakat IMSS di Coahuila, menggambarkan kematian tiga perawat itu sebagai pembunuhan. Pembunuhan itu berlangsung saat pekerja kesehatan kami merupakan unsur terpenting menghadapi krisis kesehatan.
  
Jaksa Agung Negara Bagian Coahuila Gerardo Marquez mengatakan dua atau tiga pembunuh mungkin terlibat tapi belum ada penangkapan. Tak segera jelas kapan ketiga perawat wanita itu tewas.
  
"Hingga kini belum ada bukti yang mengisyaratkan pembunuhan ini karena pekerjaan mereka di sektor kesehatan. Masyarakat sangat menyesal dan saya menyatakan kembali tekad negara untuk menemukan mereka yang bersalah dan menyeret mereka ke pengadilan," kata  Gerardo.

baca juga: Akuarium di Jepang Pertemukan Penguin dan Anjing Laut
  
Menteri Kesehatan Meksiko menghitung penularan virus mencapai puncak pekan ini di negara dengan perekonomian terbesar kedua di Amerika Latin itu. Pada Kamis Meksiko melaporkan 1.982 kasus baru penularan dan 257 kematian baru,hari paling mematikan sejak pandemi itu melanda Meksiko. Total kasus penularan sebanyak 29.616 dan 2.961 kematian. Namun pemerintah mengatakan jumlah sebenarnya penularan lebih tinggi dan jumlah kematian yang dilaporkan lebih sedikit. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT