09 May 2020, 09:21 WIB

Lacak Klaster Indogrosir, Yogyakarta Gelar Rapid Test 12-14 Mei


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

WAKIL Wali Kota Yogyakarta yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Heroe Poerwadi menyampaikan Pemkot Yogyakarta akan melakukan rapid test pada 12-14 Mei 2020 bagi warga Kota Yogyakarta yang pernah berkunjung ke Indrogrosir di Mlati, Sleman. Hal ini dilakukan untuk melacak warga yang berpotensi tertular Covid-19 setelah berbelanja di tempat tersebut.

"Pelaksanaan Rapid Test (di Kota Yogyakarta) 12-14 Mei 2020 di masing-masing Puskesmas sesuai domisili," terang Heroe, Sabtu (9/5). 

Test ini ditujukan bagi warga yang mengunjungi tempat perbelanjaan tersebut dari 25 April-14 Mei 2020. Untuk bisa ikut dalam rapid test, warga disilahkan masuk dalam aplikasi pemantauan CMS (Corona Monitoring System). Warga diminta mengisi form yang ada di CMS dengan jujur.Prosedur pemeriksaan yang dilakukan mulai dari mengeklik cms.jogjaprov.go.id kemudian pilih menu Skrining Masif Massal. Setelah itu, warga disilahkan masukkan nama dan NIK dan mengisi jawaban sesuai pertanyaan yang ada di form pemantauan.

Usai melewati tahapan tersebut, warga dapat mengetahui hasilnya hasilnya, misalnya dinyatakan sehat, diminta mengisolasi diri, atau lanjut memeriksakan diri ke Puskesmas.

"Pemkot akan melakukan rapid test sebanyak 700 orang," kata dia. 

Heroe berharap, pihaknya bisa menelusuri sebaran covid 19, dari klaster Indogrosir tersebut secara lebih luas.Hasil rapid test ini akan ditindaklanjuti dengan pelacakan terhadap titik-titik pertemuan yang punya potensi terjadi penyebaran. Pihaknya juga mengantisipasi dengan menyiapkan rumah sakit isolasi.

baca juga: Subardi: Covid-19 Masalah Negara, Jangan Saling Menyalahkan

Saat  ini, ada 45 kamar isolasi yang tersebar di 7 rumah sakit rujukan di Kota Yogyakarta. Pemkot Yogyakarta juga sudah mencoba ekstensi terhadap semua rumah sakit rujukan agar bersiap-siap menambah kamar isolasi.

"Selain itu, kami juga mengimbau, warga (yang berkunjung ke Indogrosir di Jalan Magelang dalam kurun waktu tersebut agar mengurangi mobilitas dan melakukan isolasi mandiri sampai nanti mengikuti rapid test," pungkas dia. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT