09 May 2020, 06:47 WIB

Banjir Sempat Rendam Ruang Perawatan Pasien Covid-19


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

KOTA Banda Aceh dilanda banjir setelah hujan selama dua hari sejak Kamis (7/5) hingga kemarin. Lokasi terparah banjir ada di Desa Lampriet Kecamatan Kuta Alam, Gampong Neusu, Peuniti Kecamatan Baiturrahman, dan Desa Lam Lagang, Kecamatan Banda Raya. Ketinggian air mencapai 60 cm hingga 70 cm. Banjir menyebabkan gangguan arus lalu lintas.

Banjir juga menggenangi RSU Zainoel Abidin Banda Aceh (RSUZA) yang berada di Desa Lampiet, Kecamatan Kuta Alam. Banjir menggenangi ruangan perawatan pasien covid-19, yang lokasinya di pekarangan gedung rumah sakit lama. Tiga pasien covid-19 dievakuasi ke ruangan lain yang tidak terkena banjir. 

Direktur RSUZA Banda Aceh, Azharuddin, Jumat (8/5) mengatakan, aktivitas perawatan tiga pasien korona tetap tertangani dengan baik karena sudah dipindahkan ke ruangan bebas banjir.  

baca juga: Ratusan Korban Banjir di Aceh Mengungsi di Sekolah

"Sudah dipindahkan ke ruang RICU dan Ruang Thalassemia yang aman, tinggi, bebas banjir" jelas Direktur RSUZA Azharuddin, Jumat (8/5).

Setelah hujan mereda pada Sabtu (8/5) dini hari, banjir mulai surut. Arus lalu lintas yang sempat terganggu di beberapa titik dalam Kota Banda Aceh kembali normal. (OL-3)

BERITA TERKAIT