09 May 2020, 06:50 WIB

Berkah Ramadan untuk Kakek Slamet


(Akhmad Safuan/H-2) | Ramadan

RAMADAN merupakan bulan penuh berkah. Hal itu benar-benar dirasakan Slamet, warga Desa Getas, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Memasuki hari ke-14 puasa Ramadan, doanya selama ini untuk mempunyai rumah yang layak akhirnya terkabulkan.

"Saya sangat berterima kasih, selama ini hanya bisa berdoa agar mendapat pertolongan dan di pertengahan Ramadan ini doa terkabul," ujar Slamet terbata-bata, kemarin. Hari itu, puluhan warga yang sebagian besar kaum laki-laki, membantu rombongan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Blora membangun sebuah rumah layak huni bagi Slamet. Untuk membangun rumah layak huni di tanah kosong samping rumah lama Slamet, Baznas membawa semen, batu, pasir, kayu, asbes, dan papan partikel, bahkan sampai tukangnya.

Kakek 77 tahun yang hidup sebatang kara itu lumpuh dan hanya bisa merangkak. Selama ini, dia tinggal di bangunan bambu tanpa sekat yang sudah lapuk dan reyot dimakan usia. Atap bangunan lamanya sudah mulai ambrol. Kondisi di dalam rumah berukuran 6 meter x 6 meter itu lebih memprihatinkan lagi. Hanya ada dipan kayu di pojok ruangan dan puluhan bungkusan plastik berisi pakaian dan perabot bergantungan di sana-sini.

"Dulu Mbah Slamet itu punya istri dengan satu anak, tapi mereka meninggalkannya, sedangkan anaknya juga telah meninggal dunia serta cucunya ikut ibunya di Kediri, Jawa Timur," kata Kasir, salah seorang kerabat Slamet. Slamet memilih hidup menyendiri dan menolak tawaran untuk tinggal di rumah bagian belakang Kasir. Untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti makan,

Slamet dibantu warga lain karena memang tidak punya penghasilan. Lewat bantuan Baznas, kini Slamet bisa menikmati hari-hari tuanya dengan tenang. Rumah yang dibangun dalam satu hari itu dilengkapi lantai plesteran, penerangan listrik, lengkap dengan sanitasi. Baznas juga melengkapinya dengan perabot baru, seperti dipan, kasur, lemari serta mejakursi sederhana.

Ketua Baznas Kabupaten Blora Ali Mundhor mengatakan bantuan bedah rumah ini merupakan sumbangan dari seluruh aparatur sipil negara (ASN) se-Kabupaten Blora. Baznas berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Pemerintah Desa Getas sebelum memutuskan untuk memberi bantuan pada Slamet. "Mbah Slamet selain hidup dalam kemiskinan di rumah yang tidak layak huni, juga terganggu kesehatannya sehingga layak untuk diberikan bantuan," tutur Ali. (Akhmad Safuan/H-2)

BERITA TERKAIT