09 May 2020, 09:00 WIB

Karyawan Facebook dan Google Boleh Kerja di Rumah Hingga Desember


Bagus Pradana | Weekend

FACEBOOK dan Google akan memperpanjang durasi untuk bekerja dari rumah (work from home) kepada para karyawannya selama sisa tahun ini.

Dua raksasa teknologi ini awalnya telah mengumumkan rencana untuk membuka kembali layanan kantor mereka sesegera mungkin, namun setelah mempertimbangkan lebih banyak fleksibilitas yang diperoleh dari pola bekerja di rumah selama masa pandemi ini, akhirnya mereka tetap mengizinkan para karyawannya bekerja dari jarak jauh.

Google awalnya menyatakan akan mengakhiri kebijakan bekerja dari rumah-nya pada 1 Juni mendatang, namun tak menutup kemungkinan perusahaan ini untuk memperpanjangnya kebijakan tersebut selama tujuh bulan ke depan.

Chief executive Google, Sundar Pichai memgumumkan bahwa, karyawan Google yang perlu kembali ke kantor untuk urusan pekerjaan dapat mulai melakukannya pada Juni atau Juli mendatang, tentunya dengan langkah-langkah keamanan yang wajib untuk ditingkatkan.

"Namun mayoritas karyawan yang dapat menyelesaikan tanggung jawab pekerjaannya dari rumah juga akan diizinkan untuk melakukannya secara jarak jauh hingga akhir tahun ini," tegas Pichai, seperti dilansir dari bbc.com, Jumat (8/5).

Kebijakan yang serupa juga diambil oleh Facebook. Melalui juru bicaranya platform media sosial terbesar di dunia ini menyatakan akan membuka kembali kantornya secara bertahap pada t6 Juli, namun untuk tetap melindungi karyawannya dari risiko paparan virus korona, Facebook juga membolehkan mereka bekerja dari jarak jauh hingga akhir tahun ini.

"Facebook telah mengambil keputusan menindaklanjuti masifnya protes karyawan yang menuntut agar bekerja kembali (back-to-work). Hari ini, kami mengumumkan kepada para karyawan kami, siapa pun yang dapat menyelesaikan pekerjaannya dari jarak jauh bila berkenan dapat tetap mengerjakannya dari rumah (jarak jauh) hingga akhir tahun ini," terang juru bicara Facebook.

"Seperti yang dapat Anda saksikan, situasi yang berkembang hari ini adalah situasi yang pelik, ketika para karyawan terjepit dalam kondisi yang acap kali memaksa mereka untuk: kembali bekerja," tambahnya.

Kini Facebook masih menentukan siapa saja di antara para karyawannya yang akan diizinkan untuk kembali bekerja (di kantor) secara bertahap.

Facebook adalah satu di antara beberapa perusahaan yang pertama meminta karyawannya untuk mulai bekerja dari jarak jauh. Facebook bahkan memberikan bonus US$1.000 (sekitar Rp15 juta) kepada setiap karyawannya untuk biaya pengganti selama bekerja dari rumah (work from home) dan untuk perawatan anak-anak mereka. (M-4)

BERITA TERKAIT