09 May 2020, 04:30 WIB

NasDem NTT Salurkan APD dan Paket Sembako


Palce Amalo | Nusantara

DEWAN Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan paket sembako untuk warga dan alat pelindung diri (APD) dan masker untuk tenaga medis di daerah itu sejak beberapa hari terakhir.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian NasDem untuk memerangi penyebaran virus corona (covid-19) di NTT. "Bantuan ini dari DPP NasDem disalurkan melalui DPW NasDem NTT ke 22 kabupaten dan kota," kata Sekretaris DPW Partai NasDem NTT Alexander Ofong di Kupang, Jumat (8/5).

Bantuan sosial untuk masyarakat juga disalurkan oleh anggota DPR dan anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten dan kota, serta DPW NasDem.

Menurutnya, bantuan terakhir yang disalurkan pada Rabu (6/5) sebanyak 106 set APD terdiri dari 40 set untuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang NTT, 46 set untuk Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) cabang NTT, dan 20 set untuk Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang NTT.

Sebelumnya, Dompet Kemanusiaan Media Group bersama anggota DPR asal Partai NasDem Juli Laiskodat menyerahkan bantuan APD untuk delapan rumah sakit (RS) di NTT yakni RS Ben Mboi di Manggarai, RS TC Hillers, dan RS St Elisabeth di Sikka, RS Karitas di Sumba Barat Daya, RS Komodo di Manggarai Barat, RS Bajawa di Ngada, dan RS Ende di Ende.

Masing-masing rumah sakit menerima bantuan masker sebanyak 10 kotak,gloves 10 kotak, coverall non disposable 20 buah, boots 10 pasang, googles 10 buah, face shield 10 buah, dan satu dus hand sanitizer.

Menurutnya, rumah sakit yang menerima bantuan tersebut merupakan rumah sakit rujukan pasien korona di NTT. Saat ini, NTT juga menyiapkan sejumlah rumah sakit penyangga yang baru akan dimanfaatkan jika pasien virus korona bertambah banyak.

Sampai Jumat (8/5), total pasien dalam pengawasan di NTT sebanyak 11 orang dan sembilan orang meninggal. Sedangkan pasien positif korona 11 orang, dua orang dirawat di RS Komodo, delapan orang dirawat di RS Bhayangkara Kupang, dan satu orang di Larantuka, Flores Timur. (R-1)

 

BERITA TERKAIT