09 May 2020, 02:05 WIB

Grup Gajah Tunggal Sumbang 6 Juta Masker


Zaenal Arifin | Humaniora

YAYASAN  Upaya Indonesia Damai yang juga dikenal United in Diversity (UID) menyumbangkan enam juta lembar masker medis untuk penanggulangan pandemi virus korona (covid-19) di Indonesia. Sebagian disumbangkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Ketua Yayasan UID Tuti Hadiputranto mengatakan bantuan diberikan bertahap karena proses pengadaan barang yang cukup panjang. Untuk tahap pertama pada Jumat, 8 Mei 2020, bantuan yang diserahkan berjumlah dua juta masker.

“Sisanya sebanyak empat juta masker medis akan kami susulkan selanjutnya," kata Tuti ketika melakukan penyerahan bantuan di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Jumat, (8/5).

Sumbangan tersebut disiapkan kelompok usaha yang didukung perusahaan grup Gajah Tunggal. Bantuan juga diserahkan kepada pemerintah daerah selaku satgas covid-19 daerah dan institusi maupun organisasi sosial yang ikut menangani penanggulangan pandemi covid-19.

"Diharapkan seluruh sumbangan tersebut bisa direalisasikan sesegera mungkin," harapnya.

Dua juta masker sumbangan ini diterima langsung Ketua Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo. Empat juta masker sisanya yang datang menyusul akan diserahkan sebanyak 1,5 juta masker ke pemerintah daerah, Polri dan TNI sebanyak 700 ribu masker, dan PMI 300 ribu masker. Sekitar 1,5 juta masker lainnya disumbangkan melalui organisasi kemasyarakatan, seperti Pengurus Pusat Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Presiden Direktur PT Gajah Tunggal Tbk, Sugeng Rahardjo, mengatakan bantuan itu sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam penanganan masalah-masalah kemanusiaan seperti pandemi covid-19 ini. Bantuan enam juta masker medis ini merupakan sumbangan yang kedua.

"Sebelumnya, sudah diserahkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) kepada Satgas Covid-19 Provinsi Bali dan sejumlah rumah sakit di pulau dewata," katanya.

Sugeng optimistis terhadap langkah yang pemerintah bersama seluruh komponen masyarakat, termasuk dunia usaha, akan mampu mengatasi penyebaran covid-19. Dia yakin kehidupan masyarakat bisa segera kembali normal seperti sedia kala bila seluruh komponen terlibat.

"Saya harap masyarakat mengikuti keputusan pemerintah mengenai social distancing dan work from home (WFH)," ucapnya. (OL-8).

BERITA TERKAIT