09 May 2020, 00:17 WIB

UE Tegaskan Kerja Sama Internasional Dibutuhkan saat Pandemi


Nur Aivanni | Internasional

DUTA Besar Uni Eropa untuk ASEAN Igor Driesmans menegaskan bahwa kerja sama dan solidaritas internasional harus dikedepankan oleh negara-negara dalam memerangi pandemi virus korona baru atau covid-19. Hal itu disampaikannya saat peluncuran EU-ASEAN Blue Book 2020, publikasi tahunan Uni Eropa mengenai kerjasama dengan ASEAN.

"Kerja sama solidaritas internasional adalah kunci untuk memerangi virus korona," kata Driesmans saat peluncuruan EU-ASEAN Blue Book 2020 yang dilakukan secara daring, Jumat (8/5).

UE dan negara anggota bekerja sama untuk mengatasi krisis yang ada saat ini baik di Eropa maupun di luar negeri. Uni Eropa, lanjut dia, telah memberikan 350 juta euro untuk mengurangi dampak pandemi virus korona di kawasan ASEAN.

Paket dukungan dana tersebut diberikan untuk membantu upaya negara-negara di ASEAN dalam mengatasi krisis kesehatan, memperkuat sistem kesehatan dan mengurangi dampak ekonomi dan sosial dari pandemi ini.

Selain itu, kerjasama yang akan dilakukan UE-ASEAN di tengah pandemi adalah mendukung penelitian yang ditujukan untuk menemukan vaksin virus korona. Uni Eropa telah membuka 18 proyek penelitian untuk bekerja sama dengan organisasi ilmiah ASEAN. "Ini waktunya untuk kerjasama internasional, berbagi informasi adalah kunci," kata Driesmans.

Menurutnya, saat ini bukan waktunya untuk menyimpan sendiri data ilmiah tersebut, melainkan waktunya berbagi informasi antar negara. Dengan berbagi informasi itu, sambungnya, vaksin covid-19 akan lebih cepat diperoleh.

Driesmans pun mengatakan bahwa vaksin nantinya harus terjangkau bagi semua negara. "Setelah kita mendapat vaksin, kita harus memastikan vaksin tersedia dengan harga yang adil dan terjangkau," katanya. (OL-8).

BERITA TERKAIT