09 May 2020, 00:35 WIB

Korsel Hidupkan kembali Konsumsi Swasta


MI | Internasional

KEMENTERIAN Keuangan Korea Selatan akan mendorong upaya kebijakan untuk menghidupkan kembali konsumsi swasta sebagai upaya meminimalkan dampak ekonomi akibat pandemi virus korona baru (covid-19). 

Wakil Menteri Keuangan Kim Yongbeom mengatakan bahwa upaya itu akan mencakup festival belanja berskala besar. “Ada kebutuhan untuk mempersiapkan langkah-langkah khusus untuk memulihkan sentimen ekonomi,” kata Kim dalam pertemuan dengan para pejabat senior kementerian, menurut sebuah laporan Yonhap News Agency, Jumat (8/5).

Menurut Kim, industri jasa negara telah mengalami pukulan besar akibat pandemi, tetapi permintaan untuk sektor industri baru, seperti data dan kecerdasan buatan, meningkat. Ekspor Korea Selatan merosot 24,3% pada April jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Negara itu pun menderita defi sit neraca perdagangan US$950 juta bulan lalu. 

Ekonomi ‘Negeri Ginseng’ menyusut 1,4% pada kuartal pertama tahun ini, yang menandai kontraksi triwulanan paling tajam sejak tiga bulan terakhir 2008. Korea Selatan menjanjikan paket bantuan senilai 240 triliun won (US$197,2 miliar) untuk mengurangi dampak ekonomi akibat hantaman pandemi.

Di sisi lain, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengumumkan rencana tahap kedua pembukaan kembali kegiatan pada sejumlah sektor yang ditutup karena langkah-langkah untuk mengatasi krisis covid-19. Kesepakatan itu tercapai setelah negosiasi antara pemerintah dan partaipartai parlemen lainnya.

“Terima kasih atas upaya bersama yang mengesankan, kita ialah salah satu negara yang sekarang dapat mulai membuka lebih banyak sektor,” kata Frederiksen pada konferensi pers di Marienborg, kediaman resminya, seperti dikutip Xinhua.

Restoran dan kafe, toko ritel, dan pusat perbelanjaan diizinkan untuk dibuka kembali dari Senin (11/5). (Bernama/Hym/I-1)
 

BERITA TERKAIT