08 May 2020, 22:18 WIB

Ratusan Ribu Perusahaan dan UMKM Dapat Insentif Pajak


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

PEMERNTAH telah menambah daftar sektor industri penerima insentif pajak lantaran terdampak pandemi covid-19. Jumlah permohonan untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah terus bertambah tiap harinya.

Penambahan daftar industri penerima insentif itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 23/2020 dan diteruskan dengan PMK 44/2020 tentang Insentif Pajak Untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi virtual, Jumat (8/5) menyebutkan, setidaknya ada 215.255 wajib pajak badan yang telah mengajukan permohonan untuk menikmati fasilitas pajak pemerintah tersebut. Dari jumlah itu, hanya 193.151 yang disetujui oleh pemerintah.

"22.104 yang ditolak karena tidak sesuai dengan Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU)nya atau mereka selama ini belum menyampaikan SPT tahun sebelumnya," ungkap Sri Mulyani dalam konferensi virtual, Jumat (8/5).

Lebih rinci, Ani, sapaan karib Sri Mulyani menyebutkan, ada 72.869 pengajuan permohonan untuk mendapatkan fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21 yang ditanggung pemerintah. Dari jumlah itu, 62 ribu permohonan disetujui, sedangkan 9 telah ditolak.

Penolakan, sambung dia, umumnya terjadi karena KLU tidak sesuai dengan apa yang diatur dalam PMK atau SPT Tahun 2018 belum disampaikan.

Baca juga : Ini Dia Jawaban Menkeu Terhadap Temuan BPK Soal Utang Negara

"Jadi ya tidak bisa ada basisnya jadi kalau mereka tidak comply dan tidak pernah bayar SPT, gimana sekarang minta penundaan," tuturnya.

Sedangkan sebanyak 8.613 permohonan diajukan untuk menikmati fasilitas PPh pasal 22 impor. 5.979 permohonan telah disetujui oleh bendahara negara.

Pada PPh 22 ada 2.689 pengajuan permohonan dan semuanya disetujui. Pun demikian dengan PPh pasal 23, ada 1.275 pengajuan permohonan dan semua disetujui bendahara negara.

Sedangkan untuk PPh 25 yang diberikan potongan setoran 30%, kata Ani, ada 37.712 permohonan yang diajukan dan 29.730 permohonan telah disetujui.

"Yang lainnya ditolak karena tadi saya sebutkan KLU-nya mungkin tidak masuk," ketusnya.

Sedangkan untuk fasilitas pajak untuk UMKM, ada 92.097 pengajuan permohonan dan disetujui sebanyak 90.604. (OL-7)

BERITA TERKAIT