08 May 2020, 19:29 WIB

Wajah Baru Sarinah Diharapkan Jadi Ikon Produk Indonesia


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

DIREKTUR Utama Smesco Indonesia (Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM) Leonard Theosabrata mengharapkan, wajah baru pusat perbelanjaan Sarinah akan menjadi ikon baru bagi produk-produk Indonesia, tidak saja di dalam negeri melainkan di mata dunia.

"Secara fisik, Sarinah itu kan nanti jadi semacam master blok plan, harapan kita memang mudah-mudahan dia bisa jadi ikon baru brand lokal yang merepresentasikan kita yang punya rumah. Misal, sebisa mungkin 100% lokal, hal-hal seperti itu," ujar Leonard saat dihubungi, Jumat (8/5).

Menurutnya, usai dirombak nanti, Sarinah juga akan menjadi destinasi wisata bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Hal itu mengapa Sarinah direncanakan hanya untuk outlet nusantara.

Bila Sarinah akan dijadikan window of Indonesia, kata Leonard, maka Smesco akan berfokus pada penyelenggaraan pameran perdagangan dan pusat studi UMKM. Dengan begitu kerja sama antara Sarinah dan Smesco sebagai wadah UMKM dapat berjalan dengan baik.

"Smesco kan mau fokus bikin pameran besar, trade, pameran dagang, ke luar negeri, jadi beda dengan Sarinah. Mungkin nanti Sarinah jadi salah satu peserta dalam pameran kita, jadi itu mungkin kerja sama yang nanti akan kita bangun," tuturnya.

Baca juga : Sarinah bakal Bermetamorfosa Jadi Duty Free Shop

Pun demikian dengan pemanfaatan digital, Sarinah diarahkan untuk fokus pada perdagangan retail melalui platform. Sedangkan Smesco akan bermain di ranah big data UMKM, agregasi serta penyediaan fasilitas bagi pelaku UMKM.

"Misal dia butuh pelatihan, butuh modal kerja, butuh kredit, layanan promosi, jadi end to end. Kalau Sarinah itu spesifik commerce. Itu harapannya nanti supaya tidak ada over lap di sana," jelas Leonard.

Pasalnya selama ini memang terjadi irisan antara Sarinah dan Smesco yang menyebabkan adanya tumpang tindih terkait UMKM. Dengan perombakkan Sarinah, diharapkan hal itu tidak lagi terjadi.

"Fungsi smesco kan lembaga pelayanan promosi dan fokusnya memang di hilir. Memang ada beberapa irisan dan tumpang tindih selama ini dengan Sarinah. Justru itu yang ingin kita perjelas juga, bahwa kita Smesco mau lebih fokus di trading, sedangkan di Sarinah itu kan seharusnya di retail. Mungkin juga kalau di Sarinah nantinya harus sudah lebih terkurasi dan spesifik karena kebutuhan retail," pungkas dia. (OL-7)

BERITA TERKAIT