08 May 2020, 17:48 WIB

KBRI Pretoria Fasilitasi Pemulangan 27 WNI ke Tanah Air


Nur Aivanni | Internasional

KBRI Pretoria memfasilitasi pemulangan 27 WNI ke Tanah Air dengan menggunakan maskapai South African Airways dari Bandara Internasional OR Tambo Johannesburg menuju Denpasar dan Jakarta, Rabu (6/5).

Para WNI tersebut terdiri dari anak buah kapal (ABK), pelajar dan pelancong yang tidak dapat kembali ke Indonesia akibat ditutupnya akses pergerakan keluar masuk dari dan ke wilayah Afrika Selatan. Penutupan akses tersebut menyusul diberlakukannya kebijakan national lockdown oleh pemerintah Afrika Selatan sejak 26 Maret.

"Pemulangan ini adalah upaya nyata perlindungan yang diberikan oleh negara terhadap WNI di luar negeri," kata Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan merangkap Botswana, Lesotho dan Eswatini, Salman Al Farisi seperti dikutip dari laman Kemlu.go.id, Jumat (8/5).

Sebanyak 14 WNI tiba di Denpasar pada Kamis (7/5) dan sisanya akan tiba di Jakarta pada Jumat (8/5). Pesawat South African Airways tersebut akan kembali ke Afrika Selatan dengan membawa warga negara Afrika Selatan dari Denpasar dan Jakarta.

Saat ini, pemerintah Afrika Selatan telah melonggarkan kebijakan lockdown untuk memulihkan perekonomian nasional. Beberapa kegiatan yang sebelumnya dilarang, kini secara bertahap diperbolehkan.

Kendati demikian, pemerintah setempat belum membuka jalur penerbangan internasional di wilayah Afrika Selatan sehingga dibutuhkan intervensi pemerintah dalam proses repatriasi WNI kali ini.

"Keberhasilan proses repatriasi ini merupakan cerminan hubungan bilateral yang baik antara Indonesia dengan Afrika Selatan serta hasil koordinasi yang kuat antara perwakilan RI di Pretoria dan Cape Town serta Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan," jelas Salman.

Terdapat lebih kurang 500 WNI di Afrika Selatan, Botswana, Lesotho dan Eswatini yang berstatus sebagai pelajar/mahasiswa, ibu rumah tangga dan profesional. Hingga saat ini belum terdapat WNI yang terkonfirmasi covid-19 di keempat negara tersebut. (OL-8).

 

BERITA TERKAIT