08 May 2020, 15:53 WIB

Sarinah bakal Bermetamorfosa Jadi Duty Free Shop


M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

WAKIL Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, wajah pusat perbelanjaan Sarinah akan berubah menjadi modern selaras dengan perkembangan zaman.

Gedung Sarinah berdiri sejak 1963 dan diresmikan pada 1967 oleh Presiden Soekarno. Sehingga, dirasa perlu untuk diperbarui untuk menghindari kesan tertinggal.

"Ini mau dijadikan New Sarinah, sebagai duty free shop modern," ujar pria yang karib disapa Tiko kepada Media Indonesia, Jumat (8/5).

Baca juga: McD Sarinah akan Ditutup, Netizen Larut dalam Kenangan

Untuk diketahui duty free shop merupakan toko bebas bea (TBB). Dengan begitu, barang atau produk yang nantinya dijual di New Sarinah akan bebas dari pajak.

Pembongkaran Sarinah sebetulnya sudah mencuat sejak medio 2019, tersiar kabar PT Sarinah (Persero) akan membangun gedung pencakar langit 40 lantai senilai Rp1,8 triliun dan direncanakan pengerjaan dilakukan pada Januari 2020.

Baca juga: Ini Alasan McDonald's Sarinah Tutup Permanen

Kala itu Presiden Direktur PT Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta mengungkapkan dalam prosesnya, pihaknya turut menggandeng beberapa perusahaan BUMN konstruksi seperti PT Wijaya Karya dengan porsi 25% dan PT Pembangunan Perumahan 20%.

Baca juga: Pemerintah akan Rombak Konsep Sarinah

Tiko mengamini bila PT Wijaya Karya akan terlibat dalam pembangunan New Sarinah, konsep yang akan digunakan ialah Build, Operate Transfer (BOT/bangun, guna, serah). Konsep tersebut merupakan perjanjian untuk sebuah proyek yang dibangun pemerintah dan membutuhkan dana besar.

Ia menambahkan, terwujudnya New Sarinah dapat menjadi ikon baru Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Indonesia dan dapat memiliki daya tarik tersendiri.

"Ya (kita ingin) transformasi Sarinah menjadi retail UMKM modern yang mengikuti perkembangan zaman," pungkas Tiko. (X-15)

VIDEO TERKAIT :

BERITA TERKAIT