08 May 2020, 13:13 WIB

Lansia di 10 Provinsi Terima Bansos Rp2,7 Juta per Orang


Lina Herlina | Nusantara

DI tengah pandemi dan warga kesulitan secara ekonomi, sebanyak 8.900 lanjut usia di 10 provinsi jangkauan Kerja Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji di Gowa, Sulawesi Selatan, mendapat bantuan sosial (bansos) Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PROGRES-LU). Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp24,03 miliar. Setiap lansia mendapatkan bansos sebesar Rp2,7 juta.

Penyaluran Bansos PROGRES-LU ini melalui 157 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang tersebar di wilayah jangkauan kerja Balai Lansia Gau Mabaji. Sepuluh jangkauan wilayah kerja tersebut meliputi Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, NTB, NTT, dan Bali.

Sebagai simbolis penyerahan bansos tersebut, dilakukan Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni, Jumat (8/5).
 
"Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gowa menyebabkan ruang gerak terbatasi, sehingga Balai Lansia tidak bisa terjun langsung dalam menyalurkan bansos tersebut. Oleh karena itu, simbolisasi penyaluran bansos dilakukan di Kabupaten Gowa, sebagai lokasi domisili Balai lansia," jelasnya.

Khusus Kabupaten Gowa, menerima bansos PROGRES-LU sebanyak Rp2,951 miliar yang disalurkan melalui 12 LKS untuk 1.093 orang lansia. 

"Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Gowa menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Sosial RI dan Balai Lansia Gau Mabaji yang telah memperhatikan lansia di wilayah kami dengan penyaluran bansos yang nilainya cukup besar yaitu Rp2,9 miliar," ujar Abdul.

Kepala Balai Lansia Gau Mabaji, Syam Wuryani memastikan, penyaluran bansos PROGRES-LU ini akan tepat sasaran bagi lansia miskin dan lansia terdampak covid-19 karena sudah melalui tahap verifikasi dan validasi data oleh Tim Bansos PROGRES-LU di Balai Lansia Gau Mabaji.

"Penyaluran bansos PROGRES-LU saya pastikan tepat sasaran, karena sebelumnya telah dilakukan proses verifikasi dan validasi oleh tim kami. Selain itu penerima bansos ini dipastikan tidak menerima bantuan lain, sehingga tidak ada bantuan ganda yang diterima oleh penerima bantuan," kata Yani.

baca juga: PMI Muba Salurkan Bantuan Untuk Suku Anak Dalam

Jamal, 72, satu dari dua penerima bantuan yang menerima bantuan simbolis, mengaku sangat senang menerima bantuan dalam kondisi darurat seperti saat ini. 

"Saya sangat senang menerima bantuan ini karena sangat meringankan beban dan membantu saya menghadapi masa sulit seperti saat ini," ungkap Jamal. (OL-3)

BERITA TERKAIT