08 May 2020, 12:25 WIB

Cadangan Devisa Naik US$6,9 Miliar


M Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

BANK Indonesia (BI) merilis posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April sebesar US$127,9 miliar.

Cadangan devisa tersebut lebih tinggi US$6,9 miliar dibandingkan posisi akhir Maret dengan angka sebesar US$ 121,0 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, mengatakan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,8 bulan impor atau 7,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata Onny dalam keterangan resmi (8/5).

Onny menjelaskan bahwa peningkatan cadangan devisa pada April, terutama dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik," ujar Onny.

Sebelumnya, cadangan devisa pada akhir Februari sebesar US$ 130,4 miliar, namun pada akhir Maret mengalami penurunan menjadi US$ 121,0 miliar, dan akhir April kembali meningkat menjadi US$127,9 miliar. (Wan/E-1)

BERITA TERKAIT