08 May 2020, 08:15 WIB

India Mulai Proses Repatriasi


Basuki Eka Purnama | Internasional

GELOMBANG pertama repatriasi besar-besaran terhadap ratusan ribu warga India yang terjebak di luar negeri dimulai pada Kamis (7/5), dengan dua penerbangan mendarat di Delhi dari Uni Emirat Arab.

India menghentikan semua penerbangan internasional pada akhir Maret saat memberlakukan salah satu lockdown terketat di dunia. Hal itu menyebabkan sejumlah pekerja migran dan mahasiswa terdampar di luar negeri.

Sekitar 15 ribu warga India akan direpatriasi dari 12 negara menggunakan pesawat dan kapal tempur dalam operasi besar-besaran yang menyebabkan laman daring Kementerian Penerbangan Sipil crash pada Rabu (6/5) saat warga berlomba mendaftarkan diri.

Baca juga: AS Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19 di Penjara Imigran

Dua kapal tempur telah bertolak menuju Maldives sementara satu lagi ke UAE, tempat 3,3 juta warga India mencakup 30% populasi di negara Teluk itu.

Konsulat di Dubai mengatakan mereka menerima sekitar 200 ribu aplikasi dan meminta warga untuk sabar saat pemerintah menjalankan tugas berat itu.

Dua pesawat mendarat di Negara Bagian Kerala dari Abu Dhabi dan Dubai pada kamis (7/5), mengangkut 354 orang, termasuk sembilan anak-anak.

"Saya lega saya telah kembali ke rumah," ujar seorang pria yang bertolak dari Abu Dhabi.

Warga India yang memiliki tiket tiba di bandara Abu Dhabi dan Dubai disambut pekerja kesehatan yang memakai masker dan sarung tangan untuk mengambil sampel darah mereka.

"Hasilnya keluar dalam waktu 10 menit. Saya dinyatakan negatif. Saya sangat lega," ujar seorang pria berusia 40 tahun di Abu Dhabi. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT