08 May 2020, 06:15 WIB

Prancis Batasi Pelonggaran Lockdown di Paris


Basuki Eka Purnama | Internasional

PEMERINTAH Prancis mengkhawatirkan penyebaran covid-19 di Paris saat lockdown akan diperlonggar pada pekan depan.

Prancis, Senin (11/5), akan melonggarkan lockdown yang telah diberlakukan pada pertengahan Maret setelah jumlah kasus, pasien yang dirawat di rumah sakit, dan kematian akibat covid-19 menurun.

Namun, empat wilayah yaitu Ile-de-France yang berada di sekitar Paris, Hauts-de-France di utara, Grand Est di timur, dan wilayah tenggara Bourgogne-Franche-Comte masih masuk klasifikasi merah yang menunjukkan tingginya angka covid-19.

Baca juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 di Prancis Turun

Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengatakan Prancis terpecah dengan penyebaran virus lebih sedikit di bagian barat dan selatan ketimbang di Paris, utara, dan timur.

Meski begitu, Philippe mengatakan pelonggaran lockdown juga akan berlaku di wilayah merah pada Senin (11/5).

"Namun, di area merah itu, akan ada sejumlah pembatasan. Misalnya, sekolah menengah tidak akan dibuka, begitu juga dengan taman kota," tegasnya.

Pembatasan lainnya, imbuhnya, saat pusat perbelanjaan di Prancis mulai dibuka, di Paris tidak.

Philippe mengatakan tahap berikutnya adalah pada 2 Juni. Saat itu, Prancis akan semakin memperlonggar lockdown, atau jika kondisi memburuk, lockdown akan diperketa.

"Pelonggaran lockdown tidak bisa ditandai dengan penurunan kewaspadaan," tegas Philippe. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT