08 May 2020, 06:05 WIB

Pererat Persaudaraan Anak Bangsa


Dhk/TS/LN/X-7 | Humaniora

DI dalam masa sulit pandemi covid-19 (virus korona) saat ini, seluruh umat Buddha di Tanah Air diharapkan mempererat persaudaraan sesama anak bangsa.

“Dengan persaudaraan dan gotong royong, kita akan berjalan bersama melewati segala ujian dan kesulitan. Selamat Hari Trisuci Waisak 2564. Semoga semua makhluk tetap saling mengasihi,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2564 Buddhis Era (BE) lewat akun resmi Instragram-nya, kemarin.

Pada peringatan Hari Waisak tahun ini, umat Buddha di Indonesia tidak menggelar perayaan Trisuci Waisak di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, lantaran masih pandemi korona.

Ibadah digelar di rumah masing-masing atau di wihara secara sederhana dengan menerapkan pembatasan serta protokol kesehatan.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi telah mengimbau umat Buddha agar menyelenggarakan ibadah secara sederhana untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Saya juga mengajak kepada seluruh umat Buddha untuk turut berperan aktif memutus rantai penyebaran virus covid-19 sebagaimana Buddha mengajarkan umatnya untuk mengatasi penderitaan,” imbuhnya.

Sementara itu, umat Buddha dari 13 sekte yang tergabung dalam Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) mengikuti perayaan Waisak Nasional yang disiarkan secara live melalui stasiun televisi (di DAAI TV) dan media sosial.

Pada perayaan itu, YM Biksu Sri Pannavaro Mahathera berpesan momen Perayaan Trisuci Waisak Nasional 2020 diharapkan mampu membuat umat Buddha lebih tangguh dan peka pada penderitaan orang lain. Hal itu merupakan perwujudan ajaran metta karuna.

“Ajaran metta karuna mengisi jiwa setiap umat Buddha untuk menjadi tangguh dan tanggap terhadap penderitaan semua orang. Cinta kasih (metta) dan kepedulian sosial (karuna) ialah perekat keutuhan bangsa dan wujud nyata Bhinneka Tunggal Ika. Sikap mental Metta dan Karuna membentuk kesempurnaan perilaku (paramita),” jelasnya.

Umat Buddha di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, juga merayakan Hari Raya Waisak 2020 secara streaming.

“Mau tidak mau, semua agama mengorbankan perasaan dirinya. Namun, ini harus dilakukan untuk memutus penularan penyakit,” ujar Biksu Bante Bhodi atau Patraku Bhodika Bhodi di Wihara Girinaga, Jalan Gunung Salahutu, Makassar. Rangkain ibadah di wihara itu dimulai sejak pagi hingga sore hari. (Dhk/TS/LN/X-7)

BERITA TERKAIT