08 May 2020, 07:20 WIB

Kubu Amien Rais Bidik Pemilu 2024


PUTRI ROSMALIA OCTAVIYANI | Politik dan Hukum

KELUARNYA putra sulung Amien Rais, Hanafi Rais, dari kepengurusan Partai Amanat Nasional (PAN) menguatkan rumor rencana pendirian partai baru.

Peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Aisah Putri Budiarti menilai sangat mungkin kubu Amien Rais menyusun strategi ke depan. Salah satunya ialah membuat partai baru. Apalagi, kelompok loyalis Amien Rais masih kuat di internal partai.

“Serta masih ada peluang bagi partai yang berada di posisi oposisi murni dapat merebut suara dalam Pemilu 2024. Sangat mungkin, kubu Rais berstrategi membentuk partai baru,” tutur Aisah dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Spekulasi tentang peran Amien Rais dalam pembentukan partai baru mencuat. Salah satu pendiri PAN tersebut diperkirakan akan ikut hengkang dari PAN. Kemungkinan itu diamini Aisah. Menurut dia, keluarnya Hanafi memperlihatkan kegagalan PAN melakukan konsolidasi pasca-Kongres V yang memecah dua kubu.

Friksi antara kelompok pemenang, yaitu Zulkifli Hasan, dan kelompok yang kalah, Mulfachri Harahap yang didukung Amien Rais, terus berlanjut. “Perpecahan ini meninggalkan kubu Zulkifl i Hasan di dalam PAN dan kubu Rais keluar partai. Kemudian, keluarnya Hanafi dari pengurus PAN menguatkan posisi Zulkifli Hasan di PAN. Makin terlihat kekuatan Amien Rais sebagai tokoh sentral melemah,” tutur Aisah.

Meski begitu, langkah Hanafi Rais kurang mendapat dukungan dari sang adik, Ahmad Mumtaz Rais yang kini menjabat Ketua DPP PAN. Ia menyayangkan pengunduran diri Hanafi Rais dari PAN. “Kedewasaan dalam berpolitik tidak ditunjukkan oleh saudaraku Hanafi Rais,” ungkap Mumtaz.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi pun meyakini, walau putra sulungnya hengkang dari PAN, Amien Rais masih memiliki kepedulian pada PAN. “Saya pribadi meragukan jika Pak Amien akan mendirikan partai politik baru mengingat besarnya cinta Pak Amien kepada PAN. Bahkan di beberapa hasil lembaga survei menyatakan bahwa terjadi hubungan tak terpisah antara PAN dan Amien Rais,” ujar Viva. (Pro/Medcom/P-2)

BERITA TERKAIT