08 May 2020, 03:00 WIB

Bundesliga Menemui Kejelasan


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

CEO Klub Bayern Muenchen Karl-Heinz Rummenigge mengaku lega Bundesliga Jerman kembali bergulir akhir pekan depan setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah. Bundesliga telah ditunda sejak pertengahan Maret lalu dan menjadi liga top Eropa yang telah menentukan untuk kembali melanjutkan kompetisi.

“FC Bayern merasa sangat bersyukur, puas, dan bahagia. Kami sudah bekerja keras agar kompetisi kembali bergulir. Dengan lampu hijau dari pemerintah, kami memenuhi persyaratan untuk memulai kembali liga. Ini langkah penting bagi Bundesliga,” kata Rummenigge, dilansir dari Skysport, kemarin.

Rummenigge mengaku kembalinya sepak bola akan berdampak besar bagi kehidupan masyakarat Jerman yang telah berjuang melawan covid-19 selama beberapa bulan terakhir. “Kami tahu, sepak bola tidak penting secara sistemis. Namun, sepak bola memiliki arti bagi masyarakat,” ungkap mantan striker subur tim ‘Panser’ Jerman itu.

Selain itu, Rummenigge mengaku lega Bundesliga menemui kejelasan dan dapat dilanjutkan di atas rumput hijau. Menurutnya, jika liga
dibatalkan seperti Prancis dan Belanda, akan rentan terjadi polemik dan bisa berujung di meja hijau.

“Jika ditentukan di luar lapangan hijau seperti Belanda dan Prancis, akan membawa masalah. Siapa yang juara, siapa yang lolos ke Liga Champions, siapa yang terdegradasi? Ini akan mengarah ke ketidakpuasan dan berujung masalah hukum,” jelasnya.

“Kabar baik Bundesliga terus berlanjut. Ini akan berdampak besar pada finansial semua klub jika liga dihentikan,” kata Rummenigge. 

Liga Sepak Bola Jerman (DFL) mengonfirmasikan Bundesliga Jerman akan dilanjutkan pada 16 Mei mendatang. Pemerintah memberi
syarat kepada klub untuk mematuhi protokol medis yang ditetapkan. Aturan itu, antara lain, pemain akan dites covid-19 sekali dalam sepekan. Lalu, pertandingan maksimum dihadiri 322 orang yang merupakan gabungan dari tim, perangkat pertandingan, staf medis, dan staf siaran televisi. Kemudian staf medis akan dibekali alat pelindung diri atau APD. 


Ubah keputusan

Presiden Klub Lyon Prancis Jean-Michel Aulas mengatakan kembali bergulirnya Bundesliga seharusnya bisa memberikan harapan kepada
Ligue 1 untuk merampungkan kompetisi. Hanya saja, kompetisi strata tertinggi Prancis itu sudah diputuskan untuk dihentikan dan Paris Saint-Germain ditetapkan sebagai kampiun. Selain Prancis, Liga Belanda dihentikan bahkan tanpa ada juara.

“Saya mencatat bahwa klub di hampir 10 negara Eropa telah kembali berlatih. Dengan mengadaptasi metode latihan itu, kami mungkin bisa menyelesaikan musim ini,” kata Aulas kepada harian olahraga Prancis, L’Equipe, kemarin.

Aulas mengatakan masih ada waktu bagi LFP sebagai operator Lique 1 untuk mengubah keputusan. Ia berkaca pada negara lain yang bisa
menggulirkan kompetisi. Selain Jerman, beberapa negara Eropa sudah bersiap memutar kompetisi lagi seperti Turki.

Persiapan-persiapan memutar roda kompetisi juga dilakukan Spanyol, Italia, dan Inggris. Di Spanyol, klub-klub sudah mulai melakukan tes covid19 terhadap pemain. La Liga memperkirakan akan ada 30 kasus covid-19 dari pemain tanpa gejala setelah pengujian yang berlangsung sejak Rabu (6/5).

La Liga berkaca pada kasus di Jerman, ketika Bundesliga melakukan tes baru-baru ini terdapat 10 kasus positif dari 1.724 tes. La Liga memprediksi akan ada kasus lebih banyak daripada Jerman mengingat penyebaran pandemi di Spanyol. (Skysports/Goal/AFP/Dmr/R-2)

 

BERITA TERKAIT