07 May 2020, 17:50 WIB

Pabrik Bisa Beroperasi, Apindo Minta ada Standar Protokol Medis


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi

EXIT strategy yang disiapkan Kementerian Koordinator Perekonomian untuk menangkal dampak covid-19 diapresiasi kalangan pengusaha. Namun, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta ada standar protokol kesehatan yang ketat sebelum memulai kembali kegiatan usaha.

"Kalau misalnya cek suhu, pakai masker, cuci tangan, itu bisa lah. Tapi yang sulit merelayout pabrik ini supaya sosial distansing benar-benar terjaga," kata Wakil Ketua Apindo Bob Azam, Kamis (7/5).

Isu protokol kesehatan, kata Bob menjadi penting karena melihat pengalaman negara lain, dunia usaha bisa kembali melakukan aktivitasnya setelah wabah covid-19 sudah bisa dikendalikan oleh pemerintah.

Ia menyebut, pemerintah dan dunia usaha bisa bersama-sama dalam menyusun standar protokol kesehatan agar kegiatan dunia usaha tidak menjadi episentrum baru penularan covid-19.

Baca juga : Dukung Exit Strategy, Kadin: Pabrik Siap Beroperasi Kembali

"Harus ada ISO nya, bisa dari pemerintah dan inisiatif dari perusahaan," katanya.

Bob melanjutnya, saat ini pihaknya tengah membuat surat internal supaya perusahaan-perusahaan itu bisa memenuhi dan mempersiapkan protokol kesehatan lebih ketat jika pabrik diizinkan beroperasi kembali, yakni dengan membentuk inspektur kesehatan.

"Jadi selama ini ada inspektur keamanan, sekarang harus ada inspektur kesehatan," tuturnya.

Namun, Bob mengakui, dunia usaha perlu segera memulai aktivitasnya kemballi. "Karena kalau lebih lama, untuk memulai industri akan kesulitan. Ada langkah panjang yang harus dilalui," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT