07 May 2020, 17:40 WIB

DKI Kumpulkan 202 Kilogram Limbah Medis Selama Pandemi


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengumpulkan 202,52 kilogram (kg) limbah medis selama pandemi covid-19.

Kasie Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Rosa Ambarsari menuturkan dalam mengolah limbah medis tersebut pihaknya mengajak pihak ketiga.

"Limbah medis itu terdiri dari masker bekas, sarung tangan bekas, dan baju pelindung diri. Kami bekerja sama dengan PT Wastec Internasional untuk pemusnahan limbah medis itu," kata Rosa saat dihubungi, Jakarta, Kamis (7/5).

Dari data pengumpulan limbah medis dari rumah tangga di 5 wilayah kota sampai dengan bulan April tercatat paling banyak berada di Jakarta Barat dengan 54,52 kg.

Baca juga: APBD Defisit karena Korona, Pemprov DKI Dinilai Telat Antisipasi

Lalu di Jakarta Utara (47 kg), Jakarta Selatan (38 kg), Jakarta Timur (33 kg), dan Jakarta Pusat (30 kg).

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Andono Warih menyatakan bahwa DLH DKI menerapkan protokol pengelolaan masker bekas dari rumah tangga. Protokol pengelolaan limbah B3 rumah tangga ini bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Ia menyebut limbah B3 itu potensial masuk kategori infeksius atau berpotensi menyebabkan penyebaran penyakit, sehingga dibutuhkan penanganan khusus. (OL-14)

BERITA TERKAIT