07 May 2020, 17:12 WIB

Dukung Exit Strategy, Kadin: Pabrik Siap Beroperasi Kembali


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi

KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung rencana pemerintah terkait exit strategy dari pandemi covid-19. Penyusunan exit strategy dikemukakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Exit strategy memang harus kita pikirkan dari sekarang. Saya setuju dengan Pak Menko Perekonomian bahwa hal ini penting," ujar Ketua Kadin Indonesia, Rosan Roeslani, saat dihubungi, Kamis (7/5).

Baca juga: Pertumbuhan Anjlok, Airlangga: Kita Siapkan Exit Strategy

Menurut Rosan, perekonomian termasuk sektor industri tidak bisa berhenti terlalu lama. Meski pandemi belum berakhir, roda ekonomi harus mulai berjalan. Namun, tetap berhati-hati dan mengacu protokol pencegahan covid-19. Mengingat, aspek kesehatan merupakan prioritas utama. Langkah serupa, lanjut juga, juga dilakukan sejumlah negara.

Dari sektor industri, Rosan mengklaim sejumlah pabrik siap kembali beroperasi. "Memang kita siap saja (beroperasi kembali). Kalau misalnya berhenti teralu lama, masalah juga untuk kita," pungkasnya.

"Kita juga harus jaga likuiditas dan cash ratio. Kalau pabrik tutupnya total dan agak lama, untuk start-nya juga lama," imbuh Rosan.

Baca juga: Pengusaha Diizinkan Tidak Bayar THR, Serikat Buruh Protes Keras

Saat ini, terdapat beberapa industri yang tetap beroperasi untuk membantu pemerintah dalam penanganan covid-19. Terhadap industry yang akan beroperasi kembali, Rosan mengimbau untuk menjalankan kapasitas minimum.

"Untuk beroperasi kembali itu biasanya agak susah. Jadi paling tidak minimum kapasitas dulu jalannya. Karena matiin dan nyalain pabrik tidak seperti nyalain mobil yang gampang. Ini melibatkan banyak unsur," papar dia.

Dia pun tidak mempersoalkan industri yang mengalihkan orientasi produksi di tengah pandemi. Seperti, industri tekstil yang beralih memproduksi masker dan alat pelindung diri (APD).(OL-11)

 

BERITA TERKAIT