07 May 2020, 15:02 WIB

Gubernur NTT Masuki RS WZ Johannes Kupang dengan APD


Palce Amalo | Nusantara

GUBERNUR Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat memasuki laboratorium PCR pemeriksaan swab  virus korona (covid-19) di Rumah Sakit WZ Johannes Kupang dengan mengenakan alat pelindung diri lengkap.

Baca juga: Tolak Pabrik Semen di Matim, Viktor: NTT Butuh Semen

Kunjungan Viktor pada Kamis (7/5) itu sekaligus menandai mulai beroperasinya laboratorium tersebut. Ikut masuk ke laboratorium yakni Wakil Gubernur Josef Nae Soi dan Kepala Dinas Kesehatan NTT dokter Dominikus Mere bersama sejumlah dokter dan tenaga medis.

Baca juga: NTT Tutup Perbatasan dengan Timor Leste

Sedangkan pejabat lainnya antara lain Sekda NTT Benediktus Polomaing dan  Kepala Biro Humas Marius Jelamu tidak ikut masuk ke dalam laboratorium.

Laboratorium PCR atau Laboratorium Biologi Molekuler tersebut dibangun bersebelahan dengan Laboratorium Patologi Klinik rumah sakit tersebut. Bangunan itu dikerjakan dalam tempo dua minggu, namun baru beroperasi akibat keterlambatan pengiriman sejumlah peralatan dan reagen.

Baca juga: Gubernur NTT Keluarkan 8 Instruksi ini untuk Kepala Daerah

Dengan beroperasinya laboratorium tersebut, seluruh sampel swab dari kabupaten dan kota tidak dikirim lagi ke laboratorium di Jakarta, tetapi dikirim ke Kupang sehingga akan mempercepat pemeriksaan swab.

Sebelum laboratorium di Kupang tersebut beroperasi, hasil laboratorium dari swab yang dikirim ke Jakarta baru diketahui paling cepat 14 hari. "Sekarang tidak terlalu jauh (lama) lagi. Dulu lewat masa inkubasinya 14 hari baru hasilnya datang," kata Laiskodat kepada wartawan. (X-15)

BERITA TERKAIT