07 May 2020, 14:00 WIB

Imbas Covid-19 Pemkab Muba Bebaskan Tagihan 32.611 Pelanggan PDAM


Dwi Apriani | Nusantara

SEBAGAI upaya meringankan beban ekonomi masyarakat selama menghadapi pandemi virus korona baru (covid-19), Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) membuat kebijakan menggratiskan tagihan atau pembayaran air bersih pelanggan PDAM selama tiga bulan.

Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan bahwa kebijakan tersebut sebagai bentuk kepeduliannya kepada masyarakat akibat pandemi covid-19. Tagihan PDAM gratis tersebut terhitung dari April sampai Juni bagi kelompok pelanggan yang diklasifikasi sosial umum, sosial khusus, sekolah, rumah tangga sangat sederhana, rumah tangga sederhana, rumah tangga menengah.

Menurut Dodi, ada sebanyak 32.611 pelanggan PDAM Tirta Randik di Kabupaten Musi Banyuasin."Wabah Covid-19 ini telah berdampak pada menurunnya aktivitas
ekonomi di Indonesia bahkan mungkin dunia. Melihat hal ini, Pemkab Muba memberikan keringanan kepada masyarakat dengan membebaskan tagihan air bersih dari PDAM mulai April 2020 hingga Juni 2020," katanya.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Randik, Firdaus L Dine, menerangkan air PDAM gratis hanya diberikan kepada kelompok masyarakat tertentu. Yakni mereka yang termasuk kelompok sosial umum jumlah pelanggan 29 subsidinya 100 persen, sosial khusus jumlah pelanggan 316 subsidinya 100 persen, sekolah jumlah pelanggan 268 subsidinya 100 persen.

Lalu, rumah tangga sangat sederhana jumlah pelanggan 2 subsidinya 100 persen, rumah tangga sederhana jumlah 13 subsidi 100 persen. Terakhir, rumah tangga menengah jumlah pelanggan 31.983 subsidinya 100 persen.

"Jadi total pelanggan yang digratiskan selama 3 bulan untuk tagihan April, Mei dan Juni, keseluruhannya sebanyak 32.611 pelanggan," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Banjir Luapan Sungai Batanghari Meluas di Jambi

Baca Juga: Ibadah Trisuci Waisak di Makssar dengan Live Streaming

 

BERITA TERKAIT