07 May 2020, 09:14 WIB

Satgas Covid19 dan Wartawan di Kabupaten Sorong, Ikut Rapid Test


Martinus Solo | Nusantara

Setelah berkecimpung dengan berbagai tugas berat, seluruh tim Satgas akhirnya menjalani pemeriksaan rapid test dengan menggunakan alat rapid test yang telah dipesan oleh Satgas sebelumnya. Sementara saat bertugas, tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Sorong menemukan 10 warga yang dinyatakan positif terinfeksi virus korona.

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sorong, Mohammad Said Noer menjelaskan pemeriksaan anggota Satgas ini sekaligus untuk mengecek status kesehatan anggota Satgas dan insan pers. Hal ini mengingat dalam bertugas mereka telah menemui banyak orang baik ODP, PDP, OTG juga termasuk 10 warga yang telah dinyatakan positif. Sehingga dengan demikian tingkat kesehatan tim Satgas harus terjaga dan terhindar dari penularan virus korona.

''Kami dahulukan tim Satgas supaya kita tahu status kesehatan mereka, mengingat selama ini tim Satgas yang turun ke lapangan bertemu dengan ODP, PDP, bahkan OTG, dan 10 warga kemarin sehingga penting untuk kita lakukan pemeriksaan atau screening,'' kata Mohammad Said Noer, Kamis, (7/5).

Baca Juga: Tahukah Beda Pemeriksaan Rapid Test dan PCR?

Sekretaris Satgas, dr. Lidia Kurniawan menjelaskan untuk rapid test telah tiba sebanyak 1.000 unit, jika dibutuhkan maka pihak Satgas akan melakukan pemesanan kembali.

''Iya kita sasar dulu anggota Satgas yang turun lapangan berhadapan langsung dengan warga yang dinyatakan positif terinfeksi, karena mereka harus kita pastikan dalam keadaan sehat, untuk sementara 1.000 unit pesanan kemarin, kita akan pesan kembali jika dibutuhkan,'' kata dr. Lidia.

Sebanyak 1.000 alat rapid test Biozek buatan Belanda pesanan Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sorong telah tiba. Dan telah siap digunakan mendeteksi dini warga yang terindikasi terpapar oleh warga yang terinfeksi positif virus korona. (MS/OL-10)

BERITA TERKAIT