07 May 2020, 08:32 WIB

Studi: Hampir 1 dari 5 Anak di AS Kelaparan Saat Pandemi Covid-19


Nur Aivanni | Internasional

HAMPIR seperlima dari anak-anak di Amerika Serikat (AS) tidak mendapatkan cukup makan sejak krisis pandemi covid-19. Hal itu terungkap dalam penelitian yang menyoroti dampak kesehatan yang lebih luas dari krisis.

Laporan Brookings Institution mengatakan sebuah survei menemukan 17,4% ibu dengan anak berusia 12 tahun ke bawah melaporkan anak mereka tidak cukup makan karena kekurangan uang.

"Jelas bahwa anak-anak kecil mengalami kerawanan pangan sampai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya di zaman modern," kata peneliti utama Lauren Bauer, seperti dikutip dari France24, Rabu (6/5).

Baca juga: Tiongkok Tantang Pompeo Ungkap Bukti Soal Lab di Wuhan

"Kerawanan pangan di rumah tangga dengan anak di bawah 18 tahun telah meningkat sekitar 130% dari 2018 hingga saat ini," tambahnya.

Survei untuk mengukur konsekuensi dari pandemi covid-19 menemukan angka yang lebih buruk daripada krisis keuangan pada 2008.

Bauer menggambarkan hasilnya sebagai "mengkhawatirkan". Kepada New York Times, ia mengatakan rumah tangga di AS memutuskan mengurangi porsi dan anak-anak dipaksa untuk tidak makan.

Program makan sekolah yang terganggu juga bisa menjadi faktor, katanya, dengan keluarga yang tidak mengambil makanan dari lokasi distribusi dan saudara yang lebih tua bersaing memperebutkan persediaan makanan yang terbatas di rumah.

Bauer pun menyerukan pemerintah untuk meningkatkan program ketahanan pangan.

Setidaknya 30 juta pekerja AS telah kehilangan pekerjaan mereka akibat penutupan ekonomi yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus.

Laporan ketenagakerjaan pada April, yang dijadwalkan keluar pada Jumat (8/5), diperkirakan akan menunjukkan tingkat pengangguran yang melonjak, mungkin sebesar 20%.

Covid-19 baru telah menginfeksi hampir 1,2 juta orang di AS dan menewaskan sekitar 72 ribu orang. (OL-1)

BERITA TERKAIT