07 May 2020, 03:10 WIB

Panggung Kahanan beri Tribute untuk Lord Didi


Fathurrozak | Weekend

Panggung Kahanan yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Rabu, (6/5) sore menjadi panggung penghormatan bagi maestro campursari Didi Kempot, yang berpulang sehari sebelumnya.

Berlokasi di rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar mengajak beberapa seniman dan musisi untuk ikut menggelar panggung penghormatan bagi Didi Kempot. Pertunjukan yang disiarkan melalui kanal Youtube Ganjar Pranowo itu, hanya disaksikan oleh sedikit orang di lokasi karena Ganjar melarang penonton untuk hadir. Namun, penonton secara daring mencapai lebih dari seribu penonton dari berbagai daerah.

Panggung Kahanan menjadi inisiasi Ganjar untuk menghadirkan ruang bagi seniman selama masa pandemi ini dengan menyiarkannya secara daring. Pada Rabu (6/5) sore menjadi episode keduanya, dengan tema penghormatan untuk marhum Didi Kempot.

Selain diisi para musisi, Panggung Kahanan juga diisi oleh penampilan monolog yang dibawakan Zoex Zabidi. Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menceritakan kenangan-kenangannya bersama Didi Kempot. Salah satunya ialah ketika ia meminta Didi membatalkan pertunjukannya. Ganjar merasa menyesal saat itu.

“Saya merasa berdosa pernah batalkan show-nya. Itu terjadi tahun lalu. Saya waktu itu minta untuk tampil di sini (Semarang), dan meminta dia membatalkan show-nya di tempat lain. Eh tapi malah saat mau tampil di sini, juga batal. Saya merasa berdosa jadinya karena banyak tempat yang kita batalkan. Itu kenangan luar biasa. Namun, beliau enggak sakit hati,” kenangnya.

Ia juga mengenang sosok Didi sebagai personal yang memiliki kecintaan pada kesenian tradisional yang kuat. Selain itu, menurutnya, Didi memiliki kepribadian yang bersahaja.

“Dia sosok yang merakyat, senang bergaul, sopan, dan punya solidaritas tinggi. Sama sekali tidak ada wajah atau penampilan kesombongan. Di puncak kariernya yang luar biasa itu, dia sangat rendah hati." (M-2) 

BERITA TERKAIT