07 May 2020, 02:50 WIB

17 Orang Meninggal Akibat Korona di Kalsel


Denny S | Nusantara

PENYEBARAN virus korona baru (Covid-19) di Kalimantan Selatan terus meningkat. Hingga kini sudah 229 orang terkonfirmasi positif terpapar virus korona dan 17 orang diantaranya meninggal dunia.

Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim, Rabu (6/5) mengatakan tercatat ada 229 warga di 12 kabupaten/kota positif terpapar virus korona. "Kasus penyebaran virus korona terbanyak terjadi di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala dan Tanah Bumbu. Kasus positif virus korona muncul di semua wilayah Kecuali Kabupaten Hulu Sungai Utara," tuturnya.

Hingga Rabu (6/5) jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sebanyak 229 orang. Terbanyak berasal dari Kota Banjarmasin 77 kasus, Kabupaten Barito Kuala 38 kasus, Kabupaten Tanah Bumbu 31 kasus dan Kota Banjarbaru 25 kasus.

Saat ini 180 orang yang dirawat di sejumlah rumah sakit dan lokasi karantina khusus. Kemudian ada 42 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan 1.120 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Pada bagian lain Telkomsel wilayah Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan (Pamasuka) menyalurkan bantuan 1.200 APD dan Hamzat untuk tenaga medis di 17 rumah sakit rujukan penanganan virus korona di wilayah tersebut. Di Kalsel bantuan APD diberikan kepada RSUD Anshari Saleh Banjarmasin.

Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui virtual conference, Rabu (6/5) oleh Executive Vice President East Area Sales, Adiwinahyu B Sigit kepada perwakilan dari rumah sakit penerima bantuan. Secara nasional dalam bidang kesehatan Telkomsel memberikan bantuan alat kesehatan seperti 53.500 unit alat pelindung diri (APD) baik produk lokal maupun impor, 500 infared thermometer (thermogun), 15 ventilator serta 6.000 unit pakaian hazmat full set yang diberikan ke berbagai rumah sakit atau pusat layanan kesehatan. (R-1)

 

BERITA TERKAIT