07 May 2020, 02:00 WIB

Pemkab Pamekasan Kaji Bantuan untuk Guru Honorer Non-K


Mohammad Ghazi | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur akan mengupayakan bantuan untuk guru honorer non kategori (Non-K). Saat ini rencana terebut
sedang dikaji untuk menentukan besaran nilai bantuan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Akhmad Zaini, mengatakan para guru honorer Non-K tersebut dinilai merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Kegiatan mereka bertambah berat dengan program belajar di rumah karena harus mendatangi rumah-rumah muridnya untuk mengajar, karena tidak semua murid memiliki fasilitas memdai untuk belajar di rumah sementara honor guru non kategori tersebut sangat kecil.

"Kami sudah merencanakan bantuan untuk mereka dan saat ini sedang dalam kajian. Untuk yang K-2 dan yang sertifikasi sudah pasti dapat bantuan," kata Zaini, Rabu (6/5).

Pihak Disdik, kata dia, sudah membentuk tim untuk melakukan validasi dan verifikasi data serta berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah. Saat ini proses verifikasi sedang dilakukan.

Verifikasi itu, jelas Zaini, diperlukan untuk memastikan nama yang masuk dalam data benar-benar berstatus honorer Non-K dan masih aktif sebagai pengajar. Jika nama dalam data tersebut sudah tidak aktif sebagai pengajar maka akan dihaapus dari daftar honorer Non-K.

Zaini menjelaskan, besar bantuan untuk guru honorer Non Kategori tersebut belum bisa ditentukan karena bergantung dengan jumlah mereka disesuaikan dengan keuangan daerah. "Yang pasti, ini sifatnya bantuan untuk mengurangi beban hidup di saat masa pandemi," kata Zaini. (R-1)

BERITA TERKAIT