06 May 2020, 23:07 WIB

Ini Penyebab Tenaga Medis Terpapar Covid-19


Andhika Prasetyo | Humaniora

PEMERINTAH mencatat sebanyak sampai hari ini ada 55 tenaga medis yang terdiri dari 38 dokter dan 17 perawat meninggal dunia akibat terpapar virus korona dari pasien.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui bahwa masih banyak tenaga kesehatan yang tidak menyadari bahwa mereka sedang menangani pasien yang positif terinfeksi korona.

"Karena sejumlah pasien positif tidak menunjukkan gejala, banyak tenaga medis tidak sadar bahwa pasien yang mereka tangani positif covid-19," ujar Wiku saat konferensi pers, Rabu (6/4).

Kondisi tersebut juga diperparah dengan sikap beberapa pasien yang tidak terbuka terkait riwayat kontak atau perjalanan mereka.

"Akhirnya tenaga medis tidak menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan," tuturnya.

Baca juga :Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 4.709 Orang

Selain itu, faktor lain yang menyebabkan tingginya tingkat kematian tenaga medis di Tanah Air adalah ketersediaan alat pelindung diri (APD) yang sempat mengalami kelangkaan.

Akhirnya, sejumlah tenaga medis pun tidak menggunakan APD secara tepat.

"Kemudian satu faktor lain adalah kelelahan. Banyak tenaga medis yang harus lembur karena begitu banyak pasien yang harus ditangani," ucap Wiku.

Ia pun memastikan pemerintah akan terus berupaya keras mencegah penularan terhadap tenaga medis

"Kami menganggap ini sebagai pekerjaan rumah yang harus diperbaiki. Protokol kesehatan ketat dan perilaku hidup sehat menjadi kunci dalam menghentikan penyebaran virus," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT