06 May 2020, 21:37 WIB

Faktor Dadakan, Penyebab Keterlambatan Penyaluran Bansos DKI


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ADANYA keterlambatan dalam penyaluran bantuan sosial (Bansos) tahap pertama di DKI Jakarta diakui Perumda Pasar karena perencanaan yang mendadak.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin berkilah, instruksi untuk menyiapkan bansos DKI baru diberitahukan satu hari sebelumnya yakni 8 April 2020. Target penerima bansos pun menyasar ke 1,2 just keluarga. Sedangkan pembagian dilakukan 9 April 2020 kepada warga terdampak covid-19.

"Sebenarnya keterlambatan itu karena kita mendadak. Jadi, kalau enggak mendadak harusnya bisa kita lakukan," sebut Arief di Jakarta, Rabu (6/5).

Baca juga :Perbaiki Data, Pemrov DKI Coret 30 Ribu KK Penerima Bansos

Menurutnya, percepatan pemenuhannya itu cuma sehari untuk 1,2 juta.

‘’Cuma sehari persiapannya, kebayang gak? Tanggal 9 kita sudah deliver, tanggal 8 saya baru dapat perintahnya," terang Arief.

Arief juga mengeluhkan soal masalah lainnya, yakni kondisi lapangan dalam penyaluran paket sembako ke seluruh kelurahan yang terdata menerima bantuan itu. Mulai dari masalah teknis hingga kendala pemberian sembako melalui kendaraan yang kerap susah terjangkau.

"Belajar medan itu RW gak mudah dideteksi di awal lokasinya sehingga penempatan kendaraan itu juga menjadi salah satu pertimbangan pengiriman," kata Arief, sembari menambahkan, dalam situasi luar biasa dan pekerjaan luar biasa dilakukan Pemprov DKI dan Pasar Jaya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT