06 May 2020, 18:15 WIB

Evaluasi Penanganan Covid-19 di Lamongan Digelar Daring


Ahmad Yakub | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi wabah korona yang terjafi diwilayahnya. Di antaranya, dengan mengelar diskusi secara daring menggunakan V-con (video conference) di ruang Command Center Pemerintah Kabupaten Lamongan, Rabu (6/5) siang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Lamongan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pencegahan penyebaran Covid-19 melalui riset dan studi guna memperoleh strategi yang tepat.

Lamongan sebelumnya telah melakukan berbagai strategi untuk memutus penyebaran Covid-19. Di antaranya, dengan mencari penderita sebanyak mungkin agar segera dapat tertangani, melakukan screaning, rapid masal menggunakan Afias 6, memperkuat tracing dan isolasi.

Termasuk melakukan tes swap. Forum diskusi ini mengundang Ketua Terpilih yang saat ini menjabat Wakil Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mohammad Adib Khumaidi,  Kadinkes Provinsi Jatim Herlin Ferliana, Ketua Tim Tracing Provinsi Jatim Kohar Hari Santoso, dan Staf Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Corona Rintawan  sebagai narasumber.

Baca Juga: Bupati Nonaktif Sidoarjo Saiful Ilah Segera Diadili

Kegiatan ini juga diikuti oleh Bupati beserta organisasi perangkat daerah (OPD), dan seluruh Puskesmas. Termasuk rumah sakit se Lamongan, organisasi profesi kesehatan, dan dari pihak perguruan tinggi di Lamongan.

Menurut Corona Rintawan, strategi yang selama ini dijalankan Lamongan sudah benar. Tinggal untuk melakukan penguatan kontrol. Soal kegiatan perekonomian seperti di pasar dan tempat pelelangan ikan, dia menyarankan agar dibuat aturan ketat berupa protokol kesehatan. Sehingga dari sisi pencegahan bisa berjalan dan sisi pergerakan ekonomi tidak terdampak.

Hal senada disampaikan Herlina Ferliana yang mengatakan strategi yang dilakukan di Lamongan sudah luar biasa.

"Lamongan kabupaten yang perlu kerja keras. Penemuannya sudah bagus, semoga 46 ini (terkonfirmasi positif) sudah titik puncak sehingga segera turun," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fadeli berharap melalui diskusi tersebut mampu mengupdate pengetahuan terkait Covid-19 yang penanganannya terus dapat berubah. Karena merupakan virus baru yang masih sangat perlu untuk dikaji
penanganannya.

"Lamongan ingin apa yang dilakukan bisa berjalan efektif membawa percepatan penanganan covid 19. Sehingga pandemi ini cepat berlalu, kehidupan kembali normal, ekonomi kembali tumbuh dan masyarakat sejahtera," ungkap Fadeli.(OL-13)

Baca Juga: PAD Turun Tunjangan PNS DKI Dipotong 50% Mulai Mei 2020

BERITA TERKAIT