06 May 2020, 16:38 WIB

Bank Relaksasi Kredit UMKM, BI Siap Beri Insentif


Despian Nurhidayat | Ekonomi

BANK Indonesia (BI) berencana memberikan insentif bunga Giro Wajib Minimum (GWM) kepada bank yang melakukan Repurchase Agreement (Repo) kepada BI.

Repo tersebut dilakukan bank untuk merelaksasi kredit bagi sektor usaha, mikro, kecil dan menegah (UMKM) di tengah pandemi covid-19.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan insentif ditujukan kepada perbankan yang memberikan relaksasi kredit UMKM, sehingga pembiayaannya lebih rendah.

Baca juga: BI: Optimisme Konsumen Melemah Cukup Dalam

"Kalau dana likuiditas untuk kredit UMKM mekanisme tetap yang Repo tadi. Kemudian untuk GWM perbankan itu kami bisa berikan insentif. Sehingga, net cost-nya lebih rendah meskipun berada di bawah harga pokok kami," ujar Perry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (6/5).

Lebih lanjut, Perry mengatakan harga pokok yang diberlakukan Bank Sentral seperti biaya operasi moneter. Namun, karena terkait dengan UMKM, pihaknya akan menyiapkan kebijakan berupa insentif pendukung.

Terkait mekanisme, BI akan membicarakan hal tersebut dengan pemerintah. Dalam hal ini, mengenai ketentuan sharing PIN dan biaya operasi moneter agar tetap ada.

"Itu beberapa yang bisa dicarikan solusi, sehingga tetap prudent. Mekanisme tinggal masalah sharing PIN-nya betul kantong kiri dan kanan," pungkasnya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT