06 May 2020, 16:30 WIB

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Tegaskan Mudik Tetap Dilarang


Hilda Julaika | Humaniora

KETUA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo memastikan akan ada pelonggaran (relaksasi) pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal ini merupakan bagian dari turunan dari Peraturan Menteri Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Namun, pihaknya memastikan kegiatan mudik tetap dilarang. Adapun relaksasi PSBB ini dilakukan karena sejumlah persoalan di beberapa daerah terkait percepatan penangOVID-19anan covid-19 dan pelayanan kesehatan.

“Tidak ada perubahan peraturan soal mudik. Mudik tetap dilarang,” tegas Doni dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (6/5).

Lebih lanjut dijelaskan relaksasi ini dilakukan setelah adanya kesulitan pengiriman alat kesehatan untuk menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia. Termasuk mobilitas tenaga medis yang terbatas serta pengiriman logistik berkaitan dengan tindakan kesehatan. Serta terhambatnya sejumlah aktivitas yang menurut Doni berkaitan dengan ketertiban dan pelayanan umum.

Baca Juga:Menhub Izinkan Operasi Moda Transportasi, Organda: Jangan Ngaco!

Adapun relaksasi ini memberikan pengecualian kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk diperbolehkan melakukan kegiatan bepergian. Seperti pihak-pihak yang berkaitan dengan penanganan covid-19 ini. Di antaranya, aparat sipil negara (ASN), TNI/Polri, Pegawai BUMN, lembaga usaha, NGO, dan semua pihak yang berhubungan dengan penanganan covid-19 ini.

Pengecualian ini pun harus diikuti oleh sejumlah persyaratan. Salah satunya adanya surat keterangan sehat yang diperoleh dari dokter di rumah sakit, puskesmas, atau klinik yang ada di daerah.

“Lalu kegiatan ini semuanya harus tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. seperti menggunakan masker, harus menjaga jarak, menjaga kebersihan tangan, tidak menyentuh bagian tertentu pada wajah. Serta kepergian mereka harus menunjukkan bukti tiket pulang dan pergi,” pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Ini Arti Pulang Kampung dan Mudik Versi Menhub

BERITA TERKAIT