06 May 2020, 13:55 WIB

Puluhan Jurnalis di Sidoarjo Ikut Rapid Test


Heri Susetyo | Nusantara

SEDITKINYA 50 jurnalis yang biasa meliput di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ikut rapid test covid-19, Rabu (6/5).Rapid test di lantai tiga kantor Pemkab Sidoarjo ini dilayani dua petugas dinas kesehatan berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap selama dua jam.

Jurnalis yang ikut rapid test dari berbagai media baik media cetak dan elektronik. Billy,25, jurnalis Radio Suara Sidoarjo yang ikut kegiatan ini mengatakan, awak media sudah seharusnya mengikuti rapid test. Sebab, jurnalis termasuk salah satu profesi yang rentan tertular covid-19. Karena pekerjaan jurnalis lebih banyak di lapangan berbaur dengan berbagai kalangan masyarakat.

"Virus ini tidak pandang bulu bisa mengenai siapa saja, maka rapid test ini sangat perlu diikuti jurnalis," kata Billy.

Hal senada dikatakan pelaksana tugas Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin yang turut hadir dalam rapid test awak media tersebut. Menurut Cak Nur, sudah selayaknya jurnalis ikut rapid test ini.

Cak Nur juga sangat mengapresiasi kinerja jurnalis yang memberitakan perkembangan covid-19 di lapangan. Awak media yang sering bertemu dengan berbagai kalangan, memang lebih baik apabila mengikuti rapid test.

"Meskipun hasil rapid test tidak akurat seratus persen, namun ini perlu dilakukan, dan semoga hasilnya negatif semua," kata Cak Nur.

Seperti diketahui, Sidoarjo masuk peringkat kedua terbanyak pasien positif covid-19 di Jawa Timur setelah Surabaya. Jumlah pasien covid-19 di Sidoarjo mencapai 119 orang. Di antara mereka 13 orang meninggal dunia dan 13 lainnya dinyatakan sudah sembuh. (OL-13)

Baca Juga: Mama Papua di Mimika Budidaya Tanaman Lokal di Pekarangan

Baca Juga: 16 Kasus Positif Covid-19 di Brebes Klaster Ijtima Gowa

 

 

 

 

BERITA TERKAIT