06 May 2020, 13:00 WIB

Tangani Covid-19, Pemda Diminta Petakan Dunia Usaha di Daerah


Hilda Julaika | Ekonomi

DIRJEN Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto meminta pemerintah daerah (pemda) untuk melakukan pemetaan terhadap portofolio dunia usaha dalam menghadapi Covid-19. Hal ini perlu dilakukan untuk menyikapi dampak pandemi Covid-19 serta berkaitan dengan persiapan pemulihan (recovery) ekonomi nanti pasca pandemi ini berlalu.

“Menyikapi dampak covid-19 dari sektor usaha dan perekonomian pemda sebagai pemilik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) perlu melakukan pemetaan terhadap portofolio dunia usaha dalam menghadapi Covid-19 ini,” ujar Ardian dalam seminar mengenai Andil BUMD dalam Mendukung Pemerintah Daerah Menangani Covid-19 dan Penyelamatan Perekonomian secara virtual, Rabu (6/5).

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal Pertama 2,97%, Presiden: Masih Baik

Lebih lanjut, Ardian menjelaskan, pemetaan tersebut dilakukan dengan melakukan klasifikasi dunia usaha seperti BUMD mana yang didorong untuk segera penangannya, jadi penunjang, dan yang masih perlu bertahan.

“Dengan komposisi seperti ini dan sinergitas diharapkan BUMD akan tetap survive menghadapi Covid-19 ini,” imbuhnya.

Selain itu, Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) turut memiliki tugas untuk menjalankan fungsi intermediasi. Dalam hal ini untuk mendorong bergeraknya sektor usaha yang tengah mengalami kesulitan dari sisi keuangan.

“Peran BPD dan BPR milik pemda yang sangat strategis dalam menciptakan inovasi ataupun relaksasi dengn perhitungan yang matang akan sangat membantu pergerakan dunia usaha. Pada akhirnya akan mendorong dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi,” jelasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT