06 May 2020, 12:33 WIB

Sukses Kendalikan Covid-19, Korsel Mulai Kembali Normal


Basuki Eka Purnama | Internasional

KOREA Selatan (Korsel) mulai kembali normal, Rabu (6/5), dengan pekerja kembali ke kantor dan museum serta perpustakaan kembali dibuka setelah aturan pemabntasan sosial diperlonggar seiring menyusutnya angka kasus covid-19 di negara itu.

Korsel merupakan salah satu negara yang paling awal dihantam pandemi covid-19 setelah Tiongkok.

Untuk menekan angka virus korona, pemerintah Korsel tidak memberlakukan lockdown namun memerintahkan social distancing sejak awal Maret.

Sejumlah kegiatan mulai dari konser K-Pop hingga perhelatan olahraga ditunda atau dibatalkan sementara museum dan galeri seni ditutup. Kegiatan keagamaan pun ditiadakan.

Baca juga: Tren Penurunkan Kasus Covid-19 di Italia Berlanjut

Kini, Korsel tampaknya telah berhasil mengatasi pandemi covid-19 berkat program pelacakan, pengujian, dan pengobatan yang ketat. Program itu menuai pujian dari banyak pihak.

Dengan populasi 51 juta jiwa, angka kematian akibat covid-19 di Korsel hanya sedikit lebih dari 250. Kini, angka kasus baru semakin minim, 13 selama tiga haru terakhir dan semuanya adalah kasus impor.

Sedikitnya 100 orang berkunjung ke Museum Nasional Korea di Seoul pada Rabu (6/5) pagi. Pengunjung pertama, sepasang suami istri, mendapatkan karangan bunga dari staf museum.

"Banyak rekan kami yang telah kembali bekerja. Jadi, kami sangat senang museum ini bisa dibuka kembali," ujar juru bicara museum Lee Hyun-ju.

Sejumlah olahraga profesional, termasuk bisbol dam sepak bola, akan memulai musim baru pada pekan ini setelah tertunda akibat pandemi covid-19. Namun, laga-laga itu masih digelar tanpa penonton.

Sekolah-sekolah akan mulai dibuka pada 13 Mei mendatang.

Meski begitu, Perdana Menteri Korsel Chung Sye-kyun meminta warga tetap mengenakan masker dan mencuci tangan secara rutin. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT