06 May 2020, 10:58 WIB

Wali Kota Manaus Minta Bantuan Dunia


Basuki Eka Purnama | Internasional

WALI Kota Manaus, kota terbesar di kawasan hutan hujan tropis Amazon, Brasil, Arthur Virgilio, Selasa (5/5), menyerukan kepada para pemimpin dunia agar membantu kotanya menghadapi pandemi covid-19 yang telah menyebabkan sistem kesehatan di kotanya kewalahan.

Manaus merupakan ibu kota Negara Bagian Amazonas yang parah dihantam pandemi virus korona.

Virgilio mengirimkan pesan video dan surat meminta bantuan dana dan alat kesehatan kepada 21 pemimpin dunia termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Baca juga: Tiongkok Laporkan 2 Kasus Baru Covid-19 dan 20 Kasus Tanpa Gejala

"Dia menggarisbawahi pentingnya kawasan Amazon dalam mempertahankan hutan hujan tropis terbesar di dunia," ungkap kantor Wali Kota Manaus dalam sebuah pernyataan resmi.

Dengan hanya satu unit perawatan intensif untuk melayani wilayah yang empat kali lebih luas dari Jerman, Manaus kewalahan menhadapi pandemi. Negara Bagian Amazonas telah mencatatkan 649 kematian akibat covid-19 sejauh ini.

"Selama puluhan tahun, kami telah berperan penting untuk kesehatan seluruh planet dengan mempertahankan 96% wilayah hutan kami," ujar Virgilio dalam video yang dialamatkan kepada Macron dalam bahasa Pancis.

"Kini, kami membutuhkan petugas kesehatan, ventilator, alat pelindung diri, dan apa pun yang bisa menyelamatkan nyawa para penyelamat hutan kami," imbuhnya.

Virgilio juga mengirimkan permintaan yang sama kepada aktivis lingkungan Greta Thunberg. Dia meminta Thunberg untuk menggunakan pengaruhnya untuk membantu Manaus di masa pandemi ini.

Meski tidak padat penduduk, kawasan Amazon merupakan rumah bagi warga suku asli yang rentan terhadap penyakit dan memiliki fasilitas kesehatan yang minim.

Brasil merupakan negara Amerika Latin yang paling parah dihantam pandemi covid-19 dengan jumlah kematian sebanyak 7.921. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT