06 May 2020, 07:15 WIB

Global Bonds Hutama Karya Laris Manis Diserbu Investor


(Des/E-1) | Ekonomi

Obligasi global PT Hutama Kar ya (persero) (Hutama Karya) mendapatkan sambutan positif dari investor global. BUMN karya itu menerbitkan global bonds sebesar US$600 juta atau setara Rp9 triliun (kurs 15.000 per dolar AS).

Dengan kupon bunga 3,75%, obligasi itu mencatat ke lebihan permintaan hingga 5,8 kali. Para investor berasal dari Asia 42%, Eropa, Timur Tengah, Afrika 30%, dan Amerika sebesar 28%. "Animo investor dari seluruh dunia ini terbilang cukup positif. Kita bisa lihat bahwa harga kupon Hutama Karya ini sangat kompetitif bahkan di tengah situasi cukup sulit ini," ungkap Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo dalam video conference, kemarin.

Bintang menambahkan bah wa pihaknya sedari awal menyadari bahwa proses pe nerbitan global bonds di saat seperti ini bukan hal yang mudah. Perusahaan ha rus melakukan optimasi, ter utama pada saat proses roadshow yang dilakukan per usahaan melalui metode virtual conference.

Hasil dari global bonds ini nantinya akan digunakan untuk mendukung misi Hutama Karya dalam menyelesaikan mandat pemerintah untuk membangun dan mengembangkan Tol Trans-Sumatra (JTTS) untuk ruas Binjai - Langsa, Bukit Tinggi - Padang, Pekanbaru - Bukit Tinggi, Indralaya - Muara Enim, Lubuk Linggau - Bengkulu, dan ruas Sigli - Banda Aceh.

Saat proyek JTTS rampung, Hutama Karya akan menjadi operator tol terbesar di Indonesia. Pasalnya, mega proyek itu merupakan proyek tol dengan total panjang lebih dari 2.769 kilometer. Tak hanya fokus dalam pem bangun JTTS, Hutama Karya masih terus hadir menghubungkan kebaikan dengan pembangunan infrastruktur lainnya.

"Langkah tepat dan cepat memanfaatkan peluang dan efi siensi kinerja perusahaan ialah kunci menghadapi persaingan lokal dan global, baik dengan sesama BUMN, sektor swasta, maupun kontraktor asing," pungkasnya. Sebelumnya Hutama Karya juga disematkan peringkat investment grade atau 'layak investasi' oleh Moody's dan Fitch, April lalu. (Des/E-1)

BERITA TERKAIT