06 May 2020, 06:40 WIB

Sejak Januari, Ada 509 Kebakaran di Jakarta


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Sejak Januari hingga 4 Mei tercatat ada 509 kebakaran di Jakarta. Adapun jumlah kebakaran yang berhasil dipadamkan petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta sebanyak 453 kejadian. Sisanya (56 kebakaran) berhasil diatasi oleh warga.

Lalu, jumlah panggilan nomor darurat yang masuk sebanyak 5.014 panggilan. Dua panggilan tidak valid.

"Ada 509 kejadian kebakaran. Dari jumlah itu, 453 kejadian kebakaran kita tangani dan sisanya 56 kebakaran dapat ditangani oleh warga," kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Satriadi, Selasa (4/5).

Peristiwa kebakaran terbanyak terjadi di Jakarta Selatan. Jumlahnya mencapai 141 kejadian. Di urutan kedua ialah Jakarta Timur (114 kebakaran). Di Jakarta Utara (99), di Jakarta Barat (89) dan di Jakarta Pusat (60). Sementara di Kepulauan Seribu nihil kejadian kebakaran.

Baca juga: Covid-19 Dorong Merdeka Belajar

"Selama kejadian kebakaran, ada 10 orang meninggal dunia dan 32 orang luka-luka. Sementara dari sisi petugas tidak ada yang meninggal dunia, tetapi mengalami luka satu orang," ujar Satriadi.

Kerugian yang dialami dari 509 kejadian kebakaran itu mencapai Rp79miliar.

Penyebab kebakaran didominasi oleh korsleting listrik (344), kecelakaan tabung gas (59), pembakaran sampah (24), lilin (3), rokok (2), dan lainnya (71).

Sementara objek yang paling banyak terbakar ialah instalasi luar gedung (181), bangunan perumahan (141), bangunan umum dan perdagangan (88), kendaraan (30), sampah (16), lapak (2), dan bangunan industri (9). (OL-14)

BERITA TERKAIT