06 May 2020, 01:55 WIB

Filipina Batal Gelar ASEAN Para Games 2020


MI | Olahraga

ATLET disabilitas Indonesia yang telah mempersiapkan diri sejak Mei tahun lalu harus menelan kekecewaan. Mereka terancam tidak jadi tampil di ajang ASEAN Para Games (APG) 2020 setelah Filipina sebagai tuan rumah secara resmi batal menggelar hajatan tersebut.

Pemerintah Filipina mengonfirmasi membatalkan APG 2020, kemarin. Saat ini, nasib pesta olaharaga disabilitas tersebut ada di ta ngan Federasi Olahraga Disabilitas Asia Tenggara (APSF). Pemerintah Filipina mengambil kebijakan bahwa tidak ada kegiatan olahraga internasional di Filipina hingga akhir 2020 karena pandemi covid-19.

Presiden Komite Paralimpik Filipina, Michael Barredo, mengatakan pendanaan untuk ASEAN Para Games ditolak Komisi Olahraga Filipina.

“Tentu tidak memungkinkan menggelar ASEAN Para Games tanpa dukungan pemerintah,” kata Michael Barredo.

Pembatalan itu menjadi kabar buruk mengingat APG 2020 sudah berkali-kali tertunda. Filipina seharusnya menjadi tuan rumah APG pada Januari 2020. Mundur menjadi Maret, kemudian ditunda lagi menjadi 3-9 Oktober 2020. Namun, jadwal yang telah disepakati itu
pun batal dilaksanakan. 

Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia masih menunggu surat resmi dari Komite Paralimpiade Filipina dan APSF terkait pembatalan APG 2020. Ketua NPC Indonesia Senny Marbun mengatakan APSF bisa memindahkan APG 2020 ke negara lain. Namun, pandemi covid-19 yang melanda banyak negara tentu akan jadi pertimbangan.

“Demi keamanan bersama, menurut kami, ini sudah keputusan terbaik dari Komite Paralimpiade Filipina,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (5/5).

Namun, Marbun mengatakan pembatalan itu membuat atlet Indonesia kecewa. Pelatnas yang telah dilakukan sejak Mei tahun lalu sudah dilakukan atlet agar bisa berprestasi di Filipina.

“Tapi saya minta jangan bersedih, masih ada ajang lain yang harus dimenangi. Tahun depan ada Paralimpiade Tokyo 2020. Jadi, ini bukan akhir dari segalanya,” jelasnya.

Saat ini Pelatnas ASEAN Para Games telah dihentikan karena pandemi korona. Para atlet telah dipulangkan ke daerah asalnya. (Mal/R-2)

 

BERITA TERKAIT