05 May 2020, 17:25 WIB

Jawa Barat Masifkan Swab Test Selama PSBB Skala Provinsi


Bayu Anggoro | Nusantara

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jawa Barat akan dimulai pada 6 hingga 19 Mei mendatang. Pada masa PSBB Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pengujian spesimen terhadap 40 ribu warga. Diketahui swab test mampu memberikan hasil covid-19 yang lebih akurat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) optimistis swab test ini akan bisa dilakukan selama PSBB skala provinsi. Melalui cara ini, menurutnya akan lebih mudah dalam mendeteksi warga yang sudah terpapar.

"Kita sudah siapkan 40 ribu alat tes swab. Saya minta semua disebar ke setiap kabupaten/kota. Segera habiskan (untuk tes warga)," kata Emil di Bandung, Selasa (5/6).

Dia optimistis PSBB akan semakin maksimal dengan gencarnya pengujian terhadap warga. "Agar kita mudah melakukan pemutusan rantai penyebaran covid-19," kata dia.

Baca juga: Karyawan Terinfeksi Covid-19, Pemkab Sleman Tutup Indogrosir

Jika hal ini efektif, menurut Emil, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat ini dilakukan kelonggaran-kelonggaran usai berakhirnya PSBB. "Nanti, bisa ada desa-desa yang aktivitas ibadah bersama-samanya dimulai lagi. Asal berjarak dan selama ada bukti ilmiah PSBB berhasil," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Berli Hamdani mengatakan pihaknya sudah melakukan swab test terhadap 350 penumpang KRL di Bogor. "Kita lakukan tes secara massal," ucapnya.

Selain swab test PCR, saat ini pihaknya sudah melakukan rapid tes covid-19 sebanyak hampir 100 ribu warga. "Dari jumlah itu, 237 diketahui positif," katanya. (OL-14)

BERITA TERKAIT