05 May 2020, 16:13 WIB

BPS: Iklan Lowongan Kerja Berbagai Sektor Turun Drastis


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

BADAN Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan terjadi penurunan iklan lowongan kerja yang konsisten sepanjang Januari-April 2020.

Misalnya, pada sektor informasi dan komunikasi, jumlah iklan lowongan kerjan mencapai 1.959 pada Januari. Kemudian, menyusut pada April menjadi 1.184 iklan. Untuk perusahaan jasa, iklan lowongan kerja juga turun dari semula 1.825 pada Januari menjadi 563 pada April.

Baca juga: Akibat Pandemi, 1,6 Miliar Pekerja Terancam Kehilangan Pendapatan

"Dari industri pengolahan juga cukup besar berkurangnya. Pada Januari, jumlah iklan di industri pengolahan mencapai 1.617. Namun pada April hanya tinggal 631," ungkap Kepala BPS, Suhariyanto, melalui telekonferensi, Selasa (5/5).

Senada dengan sektor perdagangan, pada Januari terdapat 1.123 iklan lowongan kerja, namun jumlahnya turun menjadi 494 pada April. Begitu pun dengan jasa pendidikan, pada Januari tercatat 465 iklan lowongan kerja, kemudian per April turun menjadi 143.

Baca juga: Covid-19 Guncang Ekonomi, KSPI Khawatirkan PHK Massal

Tingkat pencarian kata lowongan kerja dan loker juga terus mengalami penurunan hingga April. Namun yang menarik ialah pencarian kata Kartu Prakerja naik tajam pada pertengahan Maret. Hal itu, lanjut Suhariyanto, mengindikasikan banyaknya pekerja yang terdampak pandemi covid-19.

Kartu Prakerja saat ini fungsinya ditambah instrumen bantuan sosial. Prioritas utamanya ialah pekerja yang di-PHK, dirumahkan, serta pekerja informal yang kehilangan pendapatan akibat pandemi.

Anggaran untuk program tersebut juga ditambah Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun. Pararel dengan itu, pemerintah memutuskan untuk menambah jumlah penerima manfaat yang sedianya diperuntukkan 2 juta orang menjadi 5,6 juta orang.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT